Shadow

Klik Bogor

Kesenjangan Perlakuan Libur ASN dan Pekerja Swasta Kembali Disorot

Kesenjangan Perlakuan Libur ASN dan Pekerja Swasta Kembali Disorot

Klik Bogor, Klik Daerah
BOGOR- Kesenjangan perlakuan antara aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta dalam hal kebijakan libur kerja kembali menuai sorotan publik. Masyarakat menilai kebijakan yang berlaku saat ini masih berpihak pada ASN, sementara pekerja swasta kerap berada pada posisi yang lebih dirugikan. Sorotan menguat terutama saat libur nasional yang berdekatan dengan hari kerja. Ketika hari libur nasional jatuh pada Kamis, ASN kerap memperoleh tambahan libur bersama pada Jumat tanpa adanya pemotongan gaji. Sebaliknya, sebagian besar pekerja swasta hanya menikmati satu hari libur dan tetap diwajibkan masuk kerja keesokan harinya. Di sektor swasta, ketidakhadiran tanpa izin jelas berkonsekuensi sanksi, mulai dari teguran hingga pemotongan gaji. Kondisi ini dinilai kontras dengan ASN yang tetap me...
Pencurian Kendaraan Bermotor Marak Citeureup, Warga Resah Polsek Diminta Lebih Sigap

Pencurian Kendaraan Bermotor Marak Citeureup, Warga Resah Polsek Diminta Lebih Sigap

Hukum & Peristiwa, Klik Bogor, Klik Hari ini
BOGOR- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak terjadi di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Dalam beberapa bulan terakhir, laporan kehilangan sepeda motor hingga mobil terus bermunculan, membuat warga semakin resah dan mempertanyakan efektivitas pengamanan wilayah. Salah satu kasus yang menyita perhatian publik adalah raibnya satu unit mobil bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat milik Desa Tajur. Selain itu, sebuah mobil pikap milik warga juga dilaporkan hilang saat diparkir di lingkungan permukiman. Kejadian tersebut menambah daftar panjang kasus curanmor yang belum seluruhnya terungkap. Warga menilai aksi pencurian kini semakin berani dan terorganisir. Pelaku diduga memanfaatkan lemahnya pengawasan, minimnya patroli rutin, serta kondisi lingkungan y...
Barantin Lepas Ekspor Perdana 48 Ton Durian Beku ke Tiongkok

Barantin Lepas Ekspor Perdana 48 Ton Durian Beku ke Tiongkok

Klik Bisnis, Klik Bogor, Klik Hari ini
BOGOR- Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi melepas ekspor perdana durian beku sebanyak 48 ton ke Tiongkok dengan nilai mencapai Rp5,1 miliar. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan pada Senin (15/12/2025) di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ekspor perdana ini merupakan hasil dari proses panjang yang memakan waktu hampir dua tahun, hingga akhirnya ditandatanganinya Protokol Ekspor Durian Beku antara Barantin dan General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC). Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean, mengatakan bahwa ekspor durian beku ini menjadi langkah strategis dalam mendorong hilirisasi produk pertanian nasional sesuai arahan pemerintah. “Ekspor perdana ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian, k...
The Jungle Raih Penghargaan Daya Tarik Wisata Terbaik di Kota Bogor

The Jungle Raih Penghargaan Daya Tarik Wisata Terbaik di Kota Bogor

Klik Bogor, Klik Hari ini, Klik Headline
Klikterus.com - The Jungle Waterpark dinobatkan sebagai daya tarik wisata terbaik tingkat Kota Bogor tahun 2025. Penghargaan diserahkan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan diterima langsung oleh General Manager The Jungle Zakky Afifi, pada Malam Anugerah Pariwisata Kota Bogor Tahun 2025 di Hotel Onih, Jumat (5/12/2025). Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor sebagai bentuk apresiasi atas pengembangan pariwisata di Kota Bogor. Sebelumnya telah dilakukan tahapan seleksi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Disparbud Jawa Barat, serta Politeknik NHI Bandung. General Manager The Jungle Zakky Afifi mengungkapkan penghargaan ini merupakan sebuah hasil dari seluruh tim da...
FDMP Universitas Pakuan Gelar Sarasehan, Tegaskan Komitmen “Berdampak” bagi Pendidikan

FDMP Universitas Pakuan Gelar Sarasehan, Tegaskan Komitmen “Berdampak” bagi Pendidikan

Klik Bogor, Klik Hari ini, Klik Pendidikan
BOGOR – Forum Doktor Manajemen Pendidikan (FDMP) Universitas Pakuan menggelar sarasehan bertema “Leading With Honor, Shaping The Future” pada Sabtu, 6 Desember 2025, bertempat di Auditorium Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 130 doktor dari berbagai angkatan. Ketua Umum FDMP Agus Sriyanta menyampaikan bahwa sejak didirikan pada tahun 2023, FDMP terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu bentuk nyata kontribusi tersebut adalah dengan memfasilitasi pelatihan terhadap lebih dari 6.000 kepala sekolah dan guru melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS). “FDMP tidak hanya menjadi forum silaturahmi para doktor, tetapi juga wadah pengabdian ya...
GMPRI Desak Bupati Bogor, Tindak Oknum Staf Malas

GMPRI Desak Bupati Bogor, Tindak Oknum Staf Malas

Klik Bogor, Klik Hari ini
BOGOR- Desakan agar Bupati Bogor Rudi Susmanto dan Wakil Bupati Ade Jaro melakukan evaluasi kinerja ASN secara total semakin menguat. Warga menilai selama ini evaluasi dan rotasi jabatan hanya berhenti pada level kepala dinas, kabid, kasi, hingga lurah. Sementara itu, pegawai staf—yang menjadi ujung tombak pelayanan dan penyusun laporan lapangan—hampir tidak pernah tersentuh pembinaan maupun penindakan tegas. Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Cabang Bogor Yogi Ariananda mengatakan, kebijakan rotasi hanya menyasar pejabat struktural, tapi oknum staf yang malas justru aman-aman saja,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, banyak laporan lapangan justru ditangani oleh staf. Jika data buruk muncul, tidak sedikit yang memilih menutupi aga...
Waduh Rumah Reot Nenek Sopiah, Tidak Jauh Dari Kediaman Presiden Prabowo

Waduh Rumah Reot Nenek Sopiah, Tidak Jauh Dari Kediaman Presiden Prabowo

Klik Bogor, Klik Hari ini
  BOGOR- Kondisi memprihatinkan dialami Piyah (60), warga Kampung Cimandala, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Nenek tersebut tinggal di rumah tidak layak huni yang dindingnya mulai rapuh dan atapnya banyak bocor. Meski usianya sudah lanjut, Piyah tetap bertahan di rumah sederhana itu karena tidak memiliki pilihan lain. Yang menjadi perhatian, lokasi rumah Piyah ternyata masih berada di kecamatan yang sama dengan kediaman Presiden Prabowo Subianto. Presiden diketahui berdomisili di Desa Bojong Koneng, sementara Piyah berada di Desa Karang Tengah. Keduanya hanya berbeda desa namun masih dalam satu wilayah administratif Kecamatan Babakan Madang. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Maruf, mengaku baru mengetahui kondisi ini. "Kami segera m...
Laporan  Bingkisan Pahit Satu Tahun Rudy Susmanto Dan JA, Rakyatnya Masih Miskin Jangan Dengarkan Sengkuni

Laporan Bingkisan Pahit Satu Tahun Rudy Susmanto Dan JA, Rakyatnya Masih Miskin Jangan Dengarkan Sengkuni

Klik Bogor, Klik Daerah, Klik Hari ini
BOGOR- Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan nasional setelah tercatat sebagai daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa problem kemiskinan bisa menjadi “bingkisan pahit” menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi. Keduanya resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor Periode 2025–2030, pada Kamis (20/2/25) di Istana Merdeka, Jakarta. Dewan Pembina Pimpinan Cabang Generasi Muda Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPP-RI), Reza Sangardia Alfarisi, mengatakan bahwa status Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan penduduk miskin terbanyak harus menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. “Bumi Tegar Beriman termiskin di Indonesi...
Nenek Piyah, 60 Tahun, Bertahan di Rumah Tak Layak Huni di Kampung Cimandala

Nenek Piyah, 60 Tahun, Bertahan di Rumah Tak Layak Huni di Kampung Cimandala

Klik Bogor, Klik Daerah, Klik Hari ini
BOGOR- Di usia senjanya, Piyah (60), warga Kampung Cimandala, Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan madang, Kabupaten Bogor, masih tinggal di sebuah rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Rumah sederhana yang ia tempati sudah lama mengalami kerusakan dan tidak lagi memenuhi standar hunian layak. Bagian atap rumah diketahui bocor parah ketika hujan, dinding rumah mulai rapuh, serta lantai yang tidak rata membuat aktivitas sehari-hari menjadi cukup berisiko bagi perempuan lanjut usia tersebut. Meski begitu, Nenek Piyah tetap bertahan karena tidak memiliki tempat tinggal lain. Warga sekitar mengaku prihatin dengan kondisi Nenek Piyah. Sesekali tetangga membantu memperbaiki bagian rumah yang rusak atau memberi makanan, namun kerusakan yang ada kini sudah terlalu banyak dan membutuhkan ...
Main Gembira, Keluarga Bahagia

Main Gembira, Keluarga Bahagia

Klik Bogor, Klik Hari ini, Klik Headline
Board Game Land 2025: Ruang Bermain Seru untuk Menguatkan Ikatan Keluarga   Bogor, 1 November 2025 — Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor hari ini dipenuhi canda tawa dan semangat kebersamaan dari puluhan keluarga yang mengikuti acara Board Game Land: Main Gembira, Keluarga Bahagia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Ibu Profesional Bogor bekerja sama dengan A Home Team dan The Human Safety Net, serta didukung oleh berbagai sponsor dan mitra komunitas.   Sebanyak 30 keluarga berpartisipasi dalam acara ini, menjadikan suasana ruangan begitu hangat dan meriah. Para peserta—anak-anak dan orang tua—berbaur dalam keseruan memainkan beragam permainan edukatif dan kolaboratif. Terdapat 4 board game utama dari A Home Team, 18 permainan keluarga lainnya, serta 4 board game...