Shadow

Pengelolaan PSU Diatur Kemendagri, BPPL Kok jadi Isu Dalam Pemilihan RT di Perumahan Sentul City ?

 

 

 

Bogor-Pemilihan Ketua dan Pengurus RT khususnya di RT 01 dan RT 02 di RW 08, Perumahan Sentul City Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor dibumbui dengan pendapat setuju atau atau tidak setujunya Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan Lingkungan (BPPL) yang dikelola oleh PT. Sukaputra Graha Cemerlang  (SGC).

PT SGC  merupakan anak perusahaan PT. Sentul City Tbk, yang ‘didirikan’ sejak Tahun 2007 lalu. Selain ada warga yang menyetujui BPPL, banyak warga Perumahan Sentul City  lainnya yang lebih memilih membayar iuran keamanan, ketertiban dan kerukunan (K3) ke pengurus RT dan RW.
“Dinamika pemilihan Ketua RT di RW 08 Perumahan Sentul City memang dibumbui kepentingan dia kelompok yaitu yang pro BBPL dengan yang pro K3. Dengan hasil pemilihan, baik misyawarah mufakat maupun voting, saya menginginkan warga bersatu dan mendukung Ketua dan Pengurus RT yang baru,” kata Ketua RW 08 Perumahan Sentul City Agung Hermawan kepada wartawan, Senin, (07/11/2022).
Dengan terpilihnya Ketua dan Pengurus RT 01 dan 02 yang cenderung memilih K3 ketimbang BPPL, Agung Hermawan menuturkan akan menyampaikannya ke PT. SGC.
“Waktu itu BPPL itu kan keputusan sepihak PT. SGC, sekarang kan ada warga yang bersuara tentang keinginannya dalam menjaga dan mengelola K3. Ini keputusan yang terbaik dari warga Perumahan Sentul City, khususnya di RW 08,” tuturnya.
Ketua Panitia pemilihan Ketua dan Pengurus RT 02 Anthony Noorbandhy menerangkan bahwa terkait iuran K3, warga lebih memilih program tersebut karena dari segi besar atau harganya lebih murah ketimbang BBPL.
“Kami bukan tidak setuju PT. SGC menjadi vendor, asalkan penetapan biayanya tidak dikenakan sepihak tanpa melibatkan warga Perumahan Sentul City. Karena mahal dan alasan laimnya, Ketua dan Pengurus RT pun lebih memilih mengelola K3,” terang Anthony Noorbandhy.
Kepada Pemkab Bogor, ia pun berharap mengambil alih dan mengelola fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum)  di Perumahan Sentul City.
“Sesuai Undang-Undang atau aturan, maka pengelolaan Fasos dan Fasum seperti memelihara jalan, mengelola kebutuhan air dan lainnya dikelola oleh Pemkab Bogor. Apalagi sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung mengabulkan gugatan warga atau Komite Warga Sentul City (KWSC). Harusnya PT Sentul City Tbk mengembangkan bisnis propertyna ke wilayah lain, dan bukan bisnisnya ‘ngubek-ngubek’ di Perumahan Sentul City,” harapnya.
Ketua RT 01 terpilih Eko Bagus Delianto mengaku akan mensinergikan baik warga yang pro BPPL dengan yang pro K3, dengan cara musyawarah dan mufakat. Selain itu, ia meminta Pemkab Bogor bersikap tegas melaksanakan perintah majelis hakim PTUJ Bandung.
“Kami pengurus RT 01 akan menyatukan dua kelompok yang berbeda dengan cara musyawarah mufakat, mudah-mudahan, Pemkab Bogor bersikap tegas kedepannya dan pro ke kepentingan warga,” ucap Eko.
Informasi yang dihimpun,  BPPL yang pengelolaannya masih oleh pihak developer juga melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 9 Tahun 2009 tentang pedoman penyerahan Prasarana Sarana Utility (PSU) perumahan dan permukiman di daerah dan Perda Kabupaten Bogor No. 7 Tahun 2012 tentang PSU Perumahan dan Permukiman, Penyerahan PSU Paling lambat 1 (satu) tahun setelah masa pemeliharaan atau telah mengalami pemeliharaan oleh pengembang paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak selesainya pembangunan.
Melihat terpilihnya Ketua dan Pengurus RT yang pro akan program K3, Nori warga RT 02 RW 08 mengaku lega. Apalagi  sebelumnya proses pemilihan Ketua dan Pengurus RT terbilang sangat ketat.
“Tak hanya proses pemilihan Ketua dan Pengurus terbilang sangat ketat, tetapi juga ada pembentukan panitia pemilihan tandingan dan menghapus daftar pemilih tetap (DPT) yang mereka tak kenal dan sekiranya bakal mendukung Ketua dan Pengurus RT 02 yang terpilih. Kami bersyukur, kita bisa belajar demokrasi di lingkup yang paling kecil,” ungkap Nori. (Rocky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *