Shadow

Tag: hoaks

Polri Telah Mengidentifikasi Satu Kelompok Penebar Hoaks Kerusuhan di Timika

Polri Telah Mengidentifikasi Satu Kelompok Penebar Hoaks Kerusuhan di Timika

Klik Hari ini
KlikJakarta - Polri telah mengidentifikasi satu kelompok beranggotakan kurang lebih sebanyak 30-40 orang yang menebarkan sejumlah berita bohong alias hoaks kepada warga maupun pelajar di Kota Timika, Papua. Berita hoaks ini diduga bertujuan untuk memancing kerusuhan massal. Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan dalam beberapa hari terakhir teridentifikasi pihak-pihak yang berupaya menciptakan keresahan di tengah masyarakat melalui penyebaran berita bohong secara sistematis. “Berdasarkan keterangan saksi yang kami himpun, mereka mengaku pelajar dan mahasiswa. Usianya relatif masih muda,” ungkap Agung Marlianto di Timika, Rabu (25/9/2019). Agung Marlianto pun mengimbau kepada warga Kota Timika agar selalu waspada terhadap kelompok tersebut dan segera melaporkan kepada piha...
Pembatasan Internet di Papua Belum Bisa Dicabut

Pembatasan Internet di Papua Belum Bisa Dicabut

Klik Hari ini
KlikJakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjelaskan bahwa pembatasan jaringan internet di Papua maupun Papua Barat belum bisa dicabut. Hal tersebut dikarenakan penyebaran konten hoaks atau berita bohong terkait Papua di internet masih belum mereda. “Dengan pertimbangan itu, untuk sementara dibatasi dulu, enggak diblok, dibatasi dulu, guna menghindari berita-berita hoaks itu terus meluas di masyarakat sehingga justru bisa memicu kerusuhan,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/9/2019). Pembatasan jaringan internet ini, kata dia, bertujuan untuk mengurangin berita bohong atau hoaks yang diduga menjadi pemicu kerusuhan terjadi. Disebutkan, Polri mencatat kenaika...
Sepanjang Agustus 2018 – April 2019 Kemkominfo Temukan 486 Berita Hoaks

Sepanjang Agustus 2018 – April 2019 Kemkominfo Temukan 486 Berita Hoaks

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Nasional
Klik Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) berhasil menngidentifikasi sebanyak 486 hoaks, kabar bohong, dan berita palsu selama bulan April 2019. Dengan demikian, total jumlah hoaks yang sudah dikais, diidentifikasi, diverifikasi, dan divalidasi oleh Kemkominfo menjadi 1.731 hoaks selama periode Agustus 2018 sampai dengan April 2019. Dalam keterangan tertulis Kemkominfo di Jakarta, Rabu (1/5/2019), disebutkan bahwa dari 486 hoaks selama April 2019 tersebut terdapat 209 hoaks kategoti politik. Sehingga total hoaks kategori politik yang diidentifikasi, diverifikasi, dan divalidasi oleh Kemkominfo menjadi 620 hoaks. Hoaks politik antara lain berupa kabar bohong yang menyerang pasangan calon presiden dan wakil presiden, partai politik peserta pemilu, maupun penyel...
Mengarusutamakan Islam Wasathiyah, Menyikapi Bahaya Hoax dan Fitnah

Mengarusutamakan Islam Wasathiyah, Menyikapi Bahaya Hoax dan Fitnah

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Nasional
Klik makassar - Kementerian Agama terus memprioritaskan program-program terkait pengarusutamaan moderasi beragama, hal ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat membuka Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan, di Makassar, Sulawesi Selatan, pekan lalu. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa agama dan negara sama-sama saling membutuhkan. Relasi keduanya adalah simbiosis mutualisme. Agama memerlukan wadah bangsa, kehidupan kebangsaan memerlukan nilai-nilai agama sebagai panduan, acuan di tengah kehidupan yang beragam. "Karena bagaimanapun juga para penyelenggara negara perlu dikontrol, diimbangi dengan nilai-nilai agama, agar jalannya pemerintahan tidak kering dan menjaga moderasi beragama, pada hakikatnya juga menjaga Indonesia," tegas Menag Lukman Ha...
Jelang Pemilu, Kemkominfo Perketat Pengawasan Berita Hoaks

Jelang Pemilu, Kemkominfo Perketat Pengawasan Berita Hoaks

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Pemerintahan & Politik
Klik Jakarta - Dua hari menjelang hari pemungutan suara Pemilu 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama dengan Satgas melakukan pengawasan dan pengaisan terhadap konten-konten di media sosial, terutama yang berkaitan dengan Pilpres maupun Pileg. Menkominfo Rudiantara mengatakan, pihaknya menggunakan dua pendekatan dalam mengawasi konten tersebut, yakni melakukan pengaisan terhadap konten hoaks yang berjalan setiap harinya, serta pengawasan konten khusus pada masa tenang pemilu. Terkait masa tenang pemilu yang ditetapkan oleh KPU, Menkominfo mengatakan pengawasan konten hoaks mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. "Bersama dengan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), kami (Kemkominfo) melakukan pengaisan setiap hari atas konten-konten yang diduga melangg...
Perangi Hoaks, Kemkominfo Luncurkan Aplikasi Layanan Chatbot

Perangi Hoaks, Kemkominfo Luncurkan Aplikasi Layanan Chatbot

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Nasional
  Klik Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan aplikasi layanan chatbot guna memerangi hoaks yang masih marak terjadi hingga meresahkan masyarakat. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, layanan yang diberi nama Chatbot Antihoaks ini merupakan hasil kerja sama dengan Prosa sebagai salah satu Startup. “Hari ini kita akan launching sebuah aplikasi untuk memverifikasi artikel-artikel yang beredar di chating platform media sosial,” ungkap Semuel dalam konferensi pers di Press Room Kemkominfo, Jakarta, Jumat (12/4/2019) Semuel mengatakan, layanan Chatbot yang disediakan saat ini masih bisa digunakan untuk platform Telegram. Sementara untuk platform lainnya, Kemkominfo akan berupaya untuk sec...
Menpora Ajak Masyarakat Bijak dan Sehat Gunakan Sosmed

Menpora Ajak Masyarakat Bijak dan Sehat Gunakan Sosmed

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Kuliner
Klik Bengkulu - Menpora Imam Nahrawi meminta kepada para mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Bengkulu untuk memanfaatkan media sosial dengan lebih mengedepankan konten yang positif. Tidak mudah termakan berita hoax dan tak mudah termakan isu-isu negatif. Demikian disampaikan Menpora pada acara Stadium General dengan tema "Membangun Idealisme dan Integritas Generasi Muda dalam Pembangunan Bangsa” di Aula Jamaan Nur IAIN Bengkulu, Kamis (21/3/2019) sore. Menpora menyampaikan, generasi muda dalam setiap hari selalu mendapatkan informasi yang luas. Tapi dalam menerima segala informasi tersebut harus hati-hati dan waspada. "Kita semua harus terus menyebarkan dan menebarkan kebaikan diantara sesama. Sudah bukan zamannya lagi dijejali oleh informasi - informasi yang menebarkan kebencian,"...
KPU Tegaskan Isu WNA Dapat Hak Suara Pemilu Adalah Hoaks

KPU Tegaskan Isu WNA Dapat Hak Suara Pemilu Adalah Hoaks

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Nasional
Klik Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan memberikan klarifikasi atas merebaknya isu yang menuding bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memasukkan jutaan Warga Negara Asing (WNA) ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidaklah benar. "Pernyataan bahwa jutaan WNA atau Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk dalam DPT itu tidak benar, saya berkali-kali mengatakan hal tersebut dan disampaikan oleh Dukcapil," tegasnya. Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Viryan seusai Rapat Bersama antara Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri dengan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), bertempat di Gedung Ditjen Dukcapil, Jakarta, Jumat (8/3/2019). Viryan menjelaskan bahwa 1.680 WNA di Indonesia yang mendapatka...