Shadow

Nama Anies-AHY Menguat, Usai Nonton Bareng Ajang Formula E

Jakarta-Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disambut Gubernur DKI  Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat menonton pertandingan Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu pagi kemarin.

Kedatangan AHY, di ajang Formula E karena selama ini ia dikenal menaruh perhatian khusus terhadap energi baru dan terbarukan (EBT) termasuk mobil listrik. Ò

AHY dalam kesempatan tersebut mengapresiasi lomba Formula E sebagai salah satu bentuk pencapaian untuk transisi energi bersih yang ramah lingkungan dan juga lebih cepat dari mobil non listrik.

Kedatangannya ke ajang Formula E juga tak lepas dari isu politis. Apalagi Anies-AHY belakangan gencar disebut-sebut sebagai pasangan yang diperhitungkan, diantara, bakal pasangan-pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden lainnya seperti Prabowo Soebianto, Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Ganjar Pranowo serta Erick Thohir.

Dalam survei nasional yang dilakukan di periode 23-28 Mei 2022 oleh Indonesia Political Opinion, pasangan Anies-AHY meraih elektabilitas 27,1 persen, lebih tinggi dari pasangan lainnya seperti Puan Maharani-Ganjar Pranowo (26,8 persen), Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo (18,5 persen), atau  Puan Maharani-Erick Thohir (14,6 persen).

Tingkat kepercayaan survei Indonesia Political Opinion tersebut dikabarkan sebesar 95 persen, dengan margin of error 2,9 persen.

Anies-AHY dianggap paling pas mewakili kekuatan nasionalis-religius yang selama ini mewarnai panggung politik Indonesia, sekaligus mengakhiri politik polarisasi yang nyaris membelah Indonesia selama dua kali Pemilihan Presiden (Pilpres).

Selain itu, dengan usia yang relatif muda namun matang yaitu 40-50-an tahun, Anies-AHY dianggap lebih tepat mewakili anak-anak muda Indonesia yang jumlahnya kian mendominasi masyarakat Indonesia.

Diperkirakan pada Pilpres 2024, jumlah pemilih muda mencapai sekitar 65% dari total suara atau Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Anies-AHY juga memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memimpin arus perubahan serta perbaikan di Indonesia, dan juga kembali membawa Indonesia menjadi warga dunia yang aktif terlibat ikut menyelesaikan berbagai persoalan global.

Ketika ditanya peluang Anies-AHY dalan ajang Pilpres Tahun 2024 mendatang oleh awak media, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Asep Wahyuwijaya menolak menanggapi soal kemungkinan pasangan bakal Capres-Cawapres ini.

“Tugas saya sebagai anggota Dewan dari Fraksi Demokrat Jawa Barat adalah terus meningkatkan elektabilitas partai dan Ketum AHY, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat,” tegas Asep Wahyuwijaya.

Namun, Asep Wahyuwijaya menuturkan, untuk urusan koalisi, kader, fungsionaris dan pengurus Partai Demokrat percayakan pada Ketua Majelis Tinggi Partai sekalius mantan Preside Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

Ia menyakini dua figur sentral Partai Demokrat tersebut sudah pastipunya strategi untuk membangun koalisi tersebut.

“Saya dan kader-kader Partai Demokrat Jawa Barat lainnya percaya kita akan memperoleh koalisi yang kuat untuk berjuang bersama, tiap hari kami menangkap aspirasi perubahan, perbaikan di tingkat akar rumput dan kami yakin tidak ada partai politik yang mau ketinggalan dalam arus perubahan zaman ini,” tutur Asep Wahyuwijaya. (Rocky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.