Shadow

Tag: Kesehatan

Mama Papua Siaga, Program Edukasi Jaga Kesehatan Untuk Keluarga di Ujung Negeri

Mama Papua Siaga, Program Edukasi Jaga Kesehatan Untuk Keluarga di Ujung Negeri

Klik Hari ini, Klik Headline, klik kesehatan
Klik Jakarta - Kondisi kesehatan masyarakat Iwur, Pegunungan Bintang, Papua cukup memprihatinkan sebelum kedatangan Nurasma Hamra Yati dan 6 teman lainnya dalam program Nusantara Sehat (NS). Dari sekian cara yang digunakan untuk mengubah kondisi kesehatan tersebut, Mama Papua Siaga (Mapasi) menjadi salah satu inovasi yang diusung Hamra dan kawan-kawan dan berhasil mengubah kehidupan mereka menjadi lebih baik. Hamra dan kawan-kawan merupakan peserta Nusantara Sehat berbasis Tim pada 2015. Sejak itu berbagai pengalaman hidup di daerah pinggiran Timur Indonesia ia dapatkan, dan dengan bangga ia ceritakan pada acara forum pemuda Youth Towm Hall Nasional di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (21/03/2019), termasuk soal Mapasi. Mapasi muncul dari kekhawatiran Hamra terhadap kesehatan dasar mama...
Litbangkes Fokus Pada AKI, AKN, TBC, PTM dan Imunisasi

Litbangkes Fokus Pada AKI, AKN, TBC, PTM dan Imunisasi

Klik Hari ini, Klik Headline, klik kesehatan
Klik Bekasi - Penelitian dan pengembangan kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam program pembangunan nasional, sebagaimana dimandatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Peran komponen ini harus terus diperkuat agar dapat menjawab tantangan lima isu strategis yang menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan lima tahun ke depan (2020-2024). Kelima isu utama tersebut telah diidentifikasi dalam Rakerkesnas (Rapat Kerja Nasional) tahun 2019 yakni angka kematian ibu (AKI)/angka kematian neonatal (AKN) yang masih tinggi, stunting, tuberculosis (TBC), penyakit tidak menular (PTM) dan cakupan imunisasi dasar lengkap. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, dalam arahan dan sambutannya pada Rapat Kerja (Ra...
Pasca Penandatanganan AFTA, Pemerintah Harus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Indonesia

Pasca Penandatanganan AFTA, Pemerintah Harus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Indonesia

Klik Hari ini, Klik Headline, klik kesehatan
  Klik Banjarmasin - Pasca ditandatanganinya perjanjian kerja sama ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 1992, kini transaksi antarnegara kawasan Asia Tenggara semakin mudah, di mana produk dan pekerja dari suatu negara dapat dengan mudah masuk ke negara lain, termasuk Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian saat ini adalah pada sektor kesehatan. Diharapkan, Pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat menerapkan kebijakan-kebijakan yang mendukung peningkatan kapasitas ahli kesehatan di Tanah Air agar dapat bersaing dengan ahli kesehatan asing. Demikian disampaikan Pengamat Kesehatan Muhammad Rudiansyah dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema “Terobosan dan Sinergi Layanan Dasar di Kalimantan Selatan”, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Kantor ...
Faktor Lingkungan dan Pelayanan Mempengaruhi Derajat Kesehatan Masyarakat

Faktor Lingkungan dan Pelayanan Mempengaruhi Derajat Kesehatan Masyarakat

Klik Hari ini, Klik Headline, klik kesehatan
Klik Jakarta  - Faktor yang menentukan derajat kesehatan masyarakat selama ini lebih kepada pelayanan kesehatan. Namun demikian, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan bukan hanya dari pelayanan kesehatan. Hal tersebut diucapkan Menkes Nila Moeloek bdalam Rapat Kerja Nasional Indonesia Bersih yang digelar oleh Kemenko Maritim dan Kementerian LHK, di gedung Kementerian LHK, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019). Hadir juga dalam acara tersebut Menko PMK Puan Maharani, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Mendagri Tjahyo Kumolo, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Kemenkeu Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Pernyataan yang diucapkan Menkes t...
Pengenaan Urun Biaya JKN Masih Ditangguhkan

Pengenaan Urun Biaya JKN Masih Ditangguhkan

Klik Hari ini, Klik Headline, klik kesehatan
Klik Jakarta - Pengenaan urun biaya belum berlaku bagi peserta JKN, karena Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 tahun 2018 tentang Pengenaaan Urun Biaya dan Selisih Biaya Dalam Program Jamainaan Kesehatan baru mengatur tentang prosedur dan besaran urun biaya. Jenis pelayanan kesehatan yang dapat dikenakan urun biaya harus ditetapkan oleh Menteri Kesehatan setelah dikaji oleh Tim yang unsurnya terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perasatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), Akademisi dan Kementerian Kesehatan. Sementara Jenis pelayanan kesehatan yang dapat dikenakan urun biaya harus diusulkan terlebih dahulu oleh Asosiasi Perumahsakitan, BPJS Kesehatan, atau Organisasi Profesi. Demikian disampaikan Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenkes S...
Isu Struk ATM Bahaya Bagi Kesehatan, Kemenkes: Kami Akan Kaji Lebih Lanjut

Isu Struk ATM Bahaya Bagi Kesehatan, Kemenkes: Kami Akan Kaji Lebih Lanjut

Klik Hari ini, Klik Headline, klik kesehatan
Klik Jakarta - Akhir-akhir ini beredar informasi yang menyebutkan struk Anjungan Tunai Mandiri (ATM) itu berbahaya terhadap kesehatan. Namun untuk memastikannya, perlu kajian atau penelitian yang lebih detil, dan masyarakat tetap diimbau selalu waspada. Informasi yang beredar di sejumlah media itu menerangkan bahwa struk ATM mengandung senyawa kimia yang disebut Bisphenol A (BPA). Masih perlu kajian yang mendalam terkait bagaimana proses BPA masuk ke dalam tubuh dan apa yang disebabkan jika terpapar BPA. Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Imran Agus Nurali mengatakan struk ATM mengandung BPA yang mungkin berdampak buruk pada kesehatan. ''Memang ada informasi kertas print dari ATM itu mengandung Bisphenol A, semacam bahan dari plastik. Juga sekara...
Cakupan Imunisasi Campak dan Rubella Sejak 2017 Raih 87, 33%

Cakupan Imunisasi Campak dan Rubella Sejak 2017 Raih 87, 33%

Klik Hari ini, Klik Headline, Klik Nasional
Klik Jakarta - Setelah melakukan kampanye imunisasi campak dan rubella sejak 2017-2018, hasilnya cakupan imunisasi tersebut secara keseluruhan di Indonesia mencapai 87, 33%. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kemenkes dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan hal tersebut saat pertemuan dengan sejumlah pers di Ruang Pers Naranta, Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Senin (7/1). ''Kalau (cakupan imunisasi) keseluruhan Jawa dan luar Jawa maka sesungguhnya capaian imunisasi di atas 80 persen atau 87, 33 persen,'' kata dr. Anung. Data cakupan imunisasi campak dan rubella itu sifatnya dinamis. Artinya, Kemenkes masih menerima laporan cakupan imunisasi dari daerah. dr. Anung menambahkan, cakupan imunisasi campak dan rubella di semua kabupaten/kota di Ja...
Peserta JKN Tidak Perlu Resah Terkait Terhentinya Kerjasama BPJS dengan RS

Peserta JKN Tidak Perlu Resah Terkait Terhentinya Kerjasama BPJS dengan RS

Klik Hari ini, Klik Headline
Klik jakarta - Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Oscar Primadi menegaskan agar masyarakat khususnya peserta JKN tidak perlu resah dengan informasi tentang terhentinya kerjasama BPJS Kesehatan dengan beberapa rumah sakit. Masyarakat tetap akan mendapat pelayanan seperti biasa. ''Masyarakat khususnya peserta JKN tidak perlu resah karena tetap akan mendapatkan pelayanan seperti biasa,'' katanya, di Jakarta (4/1). Oscar menyatakan bahwa Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada BPJS Kesehatan untuk memperpanjang kontrak dengan rumah sakit-rumah sakit yang bekerjasama. Surat tersebut tertuang dalam Surat Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/Menkes/18/2019 yang dikeluarkan pada tanggal 4 Januari 2019. Dalam surat tersebut mengharapkan semua rumah sakit yang sebelumnya...
Pos Pelayanan Kesehatan Dioptimalkan Di Lapangan Tenis Kalianda, Lampung

Pos Pelayanan Kesehatan Dioptimalkan Di Lapangan Tenis Kalianda, Lampung

Klik Daerah, Klik Hari ini, Klik Headline
Klik Lampung - Pos Pelayanan Kesehatan di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan saat ini telah menampung sekitar 1049 pengungsi yang berasal dari Pulau Sibesi. Sementara 30 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, apoteker, ahli gizi, bidan, perawat dan tenaga kesehatan lingkungan telah disiapkan. ''Semua telah terpadu, melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai Tupoksi, bantuan daerah, Kabupaten/Kotamadya Lampung Tengah, Utara dan lainnya sudah bergerak dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan alat kesehatan,'' jelas Suherman Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan (29/12). Meski hari libur, para tenaga kesehatan tetap bertugas membantu korban gempa. Tujuannya tidak lain agar para pengungsi dan korban lainnya mendapatka...