Shadow

Tag: Doni Hutabarat

Dewan Doni Hutabarat Kecewa Sikap PT Antam Soal Tragedi Lubang ex Tambang yang Diduga Timbulkan 6 Korban

Dewan Doni Hutabarat Kecewa Sikap PT Antam Soal Tragedi Lubang ex Tambang yang Diduga Timbulkan 6 Korban

Klik Daerah
Bogor, Klikterus.com - Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat berpesan kepada PT Antam agar meningkatkan pengawasannya terhadap lubang ex tambang PT Antam yang diduga menimbulkan korban 6 orang warga Desa Urug, Kabupaten Bogor. Fakta ini ditemukan Doni ketika mendatangi langsung lokasi ex tambang tersebut bersama anggota DPR RI, Adian Napitupulu pada hari kedua kejadian yaitu Kamis 15 Januari 2026. "Kami meminta PT Antam sebagai perusahaan negara yang diberikan izin untuk lokasi disana, rutin melakukan pengawasan terhadap lubang-lubang yang sudah tidak aktif lagi, bagaimana keamanannya," kata Doni saat ditemui awak media, Jum'at (16/01/2026). "Hal ini dimaksudkan agar masyarakat yang melakukan tindakan ilegal tidak bisa lagi melakukan tindakan tersebut, jangan menyalahkan warga...
Doni Hutabarat Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029 Setelah Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor 2025-2030

Doni Hutabarat Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029 Setelah Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor 2025-2030

Klik Hari ini
Bogor, Klikterus.com - Doni Maradona Hutabarat resmi terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2025-2030. Hasil konferensi cabang (konfercab) PDIP Kabupaten Bogor mengumumkan bahwa Doni Maradona Hutabarat ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. Ditemui usai acara di Kinasih Resort, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Doni menyatakan bahwa target utamanya adalah mendapatkan 8 kursi di DPRD Kabupaten Bogor pada Pemilu 2029. "Jumlah kursi ini pernah kami raih yaitu sebanyak 8 kursi, bahkan ditahun 2004 kami PDIP meraih 12 kursi di DPRD Kabupaten Bogor," ujar Doni, Minggu (28/12/2025). Langkah pertama yang akan Doni lakukan ialah mengkonsolidasikan seluruh pengurus-pengurus PAC partai dari mulai...
Pemerintah Diminta Dewan Doni Hutabarat agar Pembangunan Jalur Tambang Parung Panjang Segera Ditindak Lanjuti

Pemerintah Diminta Dewan Doni Hutabarat agar Pembangunan Jalur Tambang Parung Panjang Segera Ditindak Lanjuti

Klik Hari ini
Bogor, Klikterus.com - Pasca sempat memanasnya kondisi di Parung Panjang akibat mobil-mobil truk tambang diparkir dijalan raya, anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat meminta pemerintah segera membangun jalur khusus tambang yang pernah diwacanakan. "Wacananya kan sudah sejak zaman gubernur sebelum KDM (Dedi Mulyadi), sekarang tindak lanjuti dan diperiksa sudah sejauh mana progres rencana pembangunannya," ujar Doni, Rabu (24/09/2025). Politisi PDIP ini berharap agar masalah jalur tambang ini jangan berlarut-larut hingga menimbulkan konflik yang lebih besar. "Kemudian apapun itu, negara, pemerintah tidak boleh kalah dengan seseorang atau dengan perusahaan, dasarnya semua ada, kalaupun misalnya informasi terakhir yang saya dengarkan, sudah ada kesepakatan akan ada jalur tamb...
Kebutuhan Irigasi Warga Sukaharja Bogor Dipastikan Dewan Doni Hutabarat dibantu Program P3-TGAI Lewat Adian Napitupulu

Kebutuhan Irigasi Warga Sukaharja Bogor Dipastikan Dewan Doni Hutabarat dibantu Program P3-TGAI Lewat Adian Napitupulu

Klik Daerah
BOGOR, Klikterus.com – Anggota DPRD Jawa Barat fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Doni Maradona Hutabarat mengungkap bahwa aspirasi masyarakat melalui anggota DPR RI Komisi VI, Adian Napitupulu, kembali terealisasi di Kabupaten Bogor. Aspirasi tersebut diwujudkan dalam bentuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang menyasar Daerah Irigasi Cijuray, Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur. Proyek peningkatan jaringan irigasi ini dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Jaya Makmur dengan anggaran sebesar Rp195 juta dari APBN Tahun 2025. Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan ini ditargetkan selesai dalam waktu 45 hari kalender. Doni mengungkapkan bahwa, program ini lahir dari aspirasi petani di Kabupaten Bogor yang ...
Dewan Doni Hutabarat Tegas Menolak Perihal Rencana Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Reward dan Punishment ke Kota-Kabupaten Soal Pengelolaan Sampah

Dewan Doni Hutabarat Tegas Menolak Perihal Rencana Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Reward dan Punishment ke Kota-Kabupaten Soal Pengelolaan Sampah

Klik Daerah
Bogor, Klikterus.com - Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat tegas menolak rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang akan memberikan reward dan punishment bagi kota-kabupaten dalam bidang pengelolaan sampah. Rencananya, KDM akan menangguhkan bantuan keuangan bagi kota-kabupaten hingga desa dan kelurahan yang tidak dapat mengelola sampah dengan baik di wilayahnya. "Reward and punishment ini gak benar juga, Provinsi Jawa Barat itu juga punya tanggung jawab yang sama tentang pengelolaan sampah, anda gagal terus anda suruh kabupaten kotanya diberikan sistem ada sanksi, memangnya syarat utama kota-kabupaten menerima bantuan keuangan dari provinsi itu cuma dari pengelolaan sampah saja,?!" ujar Doni kepada awak media, Senin (11/08/2025). "Kondisi masing-masing kota-ka...
Hadapi Masalah Sengketa Tanah, Dewan Adian Napitupulu dan Doni Hutabarat Bantu Warga Desa Sukamulya Bogor

Hadapi Masalah Sengketa Tanah, Dewan Adian Napitupulu dan Doni Hutabarat Bantu Warga Desa Sukamulya Bogor

Klik Daerah
Klikterus.com - Duo anggota dewan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu dan Doni Maradona Hutabarat bantu warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor keluar dari masalah status alas hak tanah desa yang terjerat 2 masalah. Engkus perwakilan warga Desa Sukamulya menuturkan bahwa ada 2 masalah besar terkait status tanah desa yang keduanya dinilai cukup pelik. "Pertama soal tanah 2 desa yaitu Sukamulya dan Sukaharja dimana pada tahun 1985 yang diduga oknum bernama pak Cincat ini membeli tanah-tanah warga senilai 15 Rupiah per-meter saat itu lewat koordinator-koordinator masing-masing desa yang saat ini semuanya sudah meninggal," ujar Engkus. "Ada 2 blok saat itu yang diperjualbelikan dengan luasan hanya 150 hektar secara keseluruhan, saat itu be...
Silpa Jawa Barat 2024 Dinilai Dewan Jabar Doni Hutabarat Sebagai Indikator Kegagalan Penyerapan Anggaran

Silpa Jawa Barat 2024 Dinilai Dewan Jabar Doni Hutabarat Sebagai Indikator Kegagalan Penyerapan Anggaran

Klik Daerah
Bandung, Klikterus.com - Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tidak memandang sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) tahun 2024 sebagai sesuatu yang membanggakan. Pernyataan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini terlontar pasca rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis 12 Juni 2025 kemarin dimana Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan nota pengantar pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2024. Menurut Erwan, sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) tahun 2024 mencapai lebih dari Rp1,75 triliun. "Alhamdulillah, dari keseluruhan transaksi anggaran dan realisasi APBD 2024, kita berhasil mencatatkan SiLPA sebesar Rp1,75 triliun lebih. Ini menunjukkan efisiensi dan akuntabilitas yang terus ...
Dewan Doni Hutabarat Berikan Kritik untuk Sekda Herman Suryatman yang Pimpin Apel di Tumpukan Sampah TPPAS Sarimukti

Dewan Doni Hutabarat Berikan Kritik untuk Sekda Herman Suryatman yang Pimpin Apel di Tumpukan Sampah TPPAS Sarimukti

Klik Daerah
Bandung, Klikterus.com – Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat mengkritik Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman yang memimpin apel pagi di depan tumpukan sampah Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Senin 16 Juni kemarin. Menurut Doni, giat tersebut sama sekali tidak memberikan solusi yang berarti bagi permasalahan sampah di Jawa Barat dan berkesan hanya seremonial belaka. “Dia (Sekda) hanya bicara penanganan sampah menggunakan metode sanitary landfill dimana sampah itu ditumpuk di lokasi cekung, dipadatkan lalu ditimbun tanah, ini cuma akan menambah masalah, memang kedepannya Pemprov Jabar mau pakai tanah sampai berapa luas?!,” kata Doni saat dihubungi awak media, Selasa (17/06/2025). Alih-alih menggelar ap...
Wacana Pemprov Kurangi Dana Hibah Mendapat Respon dari Dewan Jabar Doni Hutabarat dan Samsul Hidayat

Wacana Pemprov Kurangi Dana Hibah Mendapat Respon dari Dewan Jabar Doni Hutabarat dan Samsul Hidayat

Klik Daerah
Bogor, Klikterus.com - Soal wacana Pemprov Jawa Barat yang bakal mengevaluasi total usulan penerima dana hibah, setelah audit oleh Lembaga independen rampung dilakukan mendapat respon dari Anggota DPRD Jawa Barat fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Doni Maradona Hutabarat. Menurutnya, wacana evaluasi atau pengurangan dana hibah karena ada kecurigaam atau dugaan diselewengkan tidak lantas harus mengurangi dana hibah. Pemprov Jawa Barat, sebaiknya memperketat pengawasan atas pengajuan proposal dana hibah. "Gak harus dikurangi, tetapi Pemprov Jawa Barat memperketat pengawasan atas pengajuan proposal dana hibah. Kalau dinilai tidak masuk diakal atau tidak wajar, maka jangan dikabulkan pengajuan proposalnya atau direvisi proposalnya" ujar Doni kepada wartawan, Minggu, ...
Soal Wacana Dedi Mulyadi Kirim Orang Dewasa Bermasalah ke Barak Militer, Begini Tanggapan Dewan Doni Hutabarat

Soal Wacana Dedi Mulyadi Kirim Orang Dewasa Bermasalah ke Barak Militer, Begini Tanggapan Dewan Doni Hutabarat

Klik Daerah
Bandung, Klikterus.com - Anggota DPRD Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) fokus kepada pembukaan lapangan kerja baru di Jawa Barat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini terlontar pasca wacana KDM bakal mengirimkan tidak hanya anak-anak, akan tetapi orang dewasa yang kategorinya belum masuk pidana tapi meresahkan masyarakat, bakal dikirim juga ke barak militer untuk mendapatkan pendidikan karakter Panca Waluya. "Padahal akar persoalannya adalah kemiskinan, misal mereka memalak, minta-minta di jalan, atau minum-minuman keras, ini dikarenakan faktor ekonomi, mereka tidak punya uang, tidak punya pekerjaan, banyak waktu kosong, akhirnya berbuat yang bikin masyarakat resah," kata Doni saat dihubungi awak media, Senin (12/05/2025). ...