Citeureup
Kemacetan di Jalan raya Citeureup- babakan madang tepatnya dipertigaan jalan industri beranta mulia karang asem timur mengular sampai 2 kilometer sehingga mengganggu kegiatan sekolah dan aktivitas pengguna jalan lainya. Sejumlah anak sekolah terpaksa berjalan kaki karena hampir semua angkutan umum terjebak macet,kemacetan terjadi diduga karena adanya perbaikan jalan disejumlah ruas jalan diwilayah kecamatan Citeureup.
Salah seorang pelajar bernama Shinta mengaku memilih berjalan kaki agar tidak terlambat masuk kelas. Ia tak peduli bila harus menempuh jarak sekitar satu setengah hingga dua kilometer. Menurut dia, kemacetan lalu lintas terlampau parah dan hampir terjadi setiap hari.
“terpaksa harus jalan kaki untuk sampai sekolah,karena macet banget,sampai sekolah capek ,lemas dan berkeringat,jadi belajarnya tidak konsentrasi (10/8/22)
Terpantau dilokasi macet Sebagian pelajar dan pekerja yang menggunakan sepeda motor memarkirkan kendaraannya di tepi jalan sambil menunggu kemacetan terurai. Meski jenuh, mereka tetap bertahan dan enggan terjebak antrean.
Kanit lantas polsek Citeureup AKP budi Santoso saat dihubungi menjelaskan kemacetan yang terjadi diruas jalan raya citeureup-babakan madang terjadi karena padatnya kendaraan yang melintasi jalan tersebut.
Akibat perbaikan jalan,arus kendaraan dialihkan melintasi jalan pahlawan sehingga kendaraan menumpuk dan macet tidak dapat dihindari.
Saat ini yang bisa kami lakukan ya mengatur lalu lintas dan meminta kepada pihak terkait (pelaksana) proyek untuk segera menyelesaikan pekerjaanya, akibat perbaikan yang lambat, terjadi kemacetan panjang setiap hari dijam sibuk,pungkasnya.(tri)
