BOGOR, KLIKTERUS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) Pelajar dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan obat keras tertentu (OKT) di kalangan pelajar.
Menurut Sastra, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lingkungan pendidikan, serta masyarakat untuk memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi.
“Tidak bisa Polres sendiri, tidak bisa Dandim sendiri. Tapi kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Forkopimda, khususnya di Kabupaten Bogor, sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kita semua harus mengedukasi masyarakat agar tidak menggunakan narkoba,” ujar Sastra.
Ia menilai peredaran OKT masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diwaspadai karena dapat menyasar kalangan pelajar. Karena itu, Satgas Pelajar diharapkan lebih aktif memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba serta dampak penyalahgunaannya di lingkungan sekolah.
“Kita minta Satgas Pelajar mengedukasi para pelajar supaya tidak mencoba-coba narkoba. Dampaknya bukan hanya kepada dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan orang-orang di sekitarnya,” katanya.
Sastra juga mengapresiasi langkah Polres Bogor dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba dan mengamankan lebih dari satu juta butir OKT. Menurutnya, pengungkapan tersebut merupakan bagian penting dari upaya mencegah barang terlarang tersebut beredar dan disalahgunakan oleh masyarakat.
“Kalau tidak salah, jutaan butir barang bukti berhasil diamankan. Tentu ini patut kita apresiasi karena tidak sampai beredar dan dikonsumsi masyarakat Kabupaten Bogor,” ucapnya.
Lebih lanjut, DPRD Kabupaten Bogor membuka peluang memberikan dukungan anggaran apabila diperlukan untuk memperkuat program pencegahan maupun rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Namun, dukungan tersebut akan dibahas setelah dilakukan koordinasi dengan Polres Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor terkait kebutuhan serta program yang akan dijalankan.
“Kita lagi menghitung. Kita akan minta ke Polres dan Pemerintah Daerah langkah apa yang harus dilakukan,” pungkas Sastra.
