BOGOR-
Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Langkah ini dibuktikan melalui peluncuran inovasi baru bernama DIGIKU (Digitalisasi Otomatisasi Penatausahaan Keuangan).
Inovasi tersebut merupakan bagian dari Aksi Perubahan Kinerja Organisasi yang digagas oleh Sekretaris Kecamatan Citeureup, Heru Irawan dalam rangka mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2026.
Solusi Modern Pengganti Sistem Manual
DIGIKU lahir sebagai respons adaptif terhadap berbagai tantangan administrasi keuangan di internal kecamatan. Selama ini, proses penatausahaan keuangan masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut kerap memicu beberapa kendala, seperti:
Proses birokrasi yang memakan waktu lebih lama.
Potensi terjadinya kesalahan manusia (human error).
Hambatan dalam melakukan monitoring serta penyusunan laporan keuangan secara cepat.
Melalui konsep digitalisasi dan otomatisasi berbasis Microsoft Excel VBA, DIGIKU kini mengintegrasikan seluruh tahapan keuangan ke dalam satu sistem kerja yang saling terhubung. Sistem ini mencakup pengelolaan data pegawai, data kegiatan, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), Anggaran Kas, penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ), hingga pengarsipan dokumen secara sistematis.
Mempercepat Pelayanan dan Pengambilan Keputusan
Sekretaris Kecamatan Citeureup, Heru Irawan, S.Sos., M.A., menjelaskan bahwa DIGIKU dihadirkan untuk menjawab tantangan di era transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
”DIGIKU kami hadirkan sebagai inovasi yang mampu mendukung proses penatausahaan keuangan menjadi lebih cepat, tepat, dan terintegrasi. Digitalisasi ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan administrasi sekaligus menghasilkan data yang lebih akurat sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Heru kepada awak media, Senin (29/06/2026).
Heru juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi ini bukan sekadar mengejar efisiensi kerja, melainkan untuk memperkuat prinsip keterbukaan kepada publik.
”Melalui Aksi Perubahan ini, kami ingin membangun budaya kerja yang lebih adaptif. Harapan kami, DIGIKU dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan menjadi fondasi sistem keuangan yang modern dan profesional di Kecamatan Citeureup,” imbuhnya.
Manfaat Nyata untuk Reformasi Birokrasi
Dengan diimplementasikannya DIGIKU, seluruh perangkat Kecamatan Citeureup kini dapat merasakan manfaat praktis dalam pengelolaan anggaran. Penyusunan laporan berkala menjadi lebih cepat, monitoring realisasi anggaran terpantau berkala, dan dokumen keuangan tersusun lebih rapi.
Langkah strategis ini menegaskan posisi Kecamatan Citeureup yang terus berada di garda depan dalam mendukung reformasi birokrasi dan transformasi digital demi pelayanan publik yang bersih, transparan, dan tepercaya.(tri)
