
Sukses ‘Pocong Merah’ Bukan Akhir, Tapi Bukti Menuntaskan Amanah
JAKARTA – Gelaran Special Screening film “Pocong Merah” dari Checklist Cinema pada 7 November lalu sukses besar, mencuri perhatian tamu undangan hingga tokoh senior perfilman. Namun, di tengah euforia pujian tersebut, Sutradara Hendra Lee memilih untuk menyampaikan pesan yang mendalam dan reflektif tentang perjuangan, waktu, dan komitmen.
Dalam sambutannya, Hendra Lee tidak hanya berbicara tentang film, melainkan tentang filosofi hidup yang melatarbelakangi lahirnya karya horor ini.
Ancaman Nyata Bukan Hantu, Melainkan Waktu
Hendra Lee memulai dengan pernyataan yang menggugah: “Waktu adalah sesuatu yang menakutkan dari apapun. Maka dari itu, kita harus bergerak.”
Pernyataan ini bukan hanya pepatah, melainkan prinsip yang dipegang teguh oleh Hendra Lee dan tim Checklist Cinema. Baginya, ketakutan terbesar bukanlah hantu di layar, tetapi penyesalan karena tidak memanfaatkan waktu untuk berkarya dan meraih mimpi. Inilah yang memicu semangatnya dalam menyelesaikan proyek Pocong Merah di tengah segala tantangan.
Proses Tangga Demi Tangga, Bukan Kesempurnaan
Hendra Lee juga memberikan pesan realisme kepada generasi muda, menegaskan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan.
“Setiap orang pasti melewati tangga demi tangga. Tidak ada yang tiba-tiba langsung di atas,” tegasnya.
Ia mengakui secara jujur bahwa “Pocong Merah bukanlah sebuah proyek yang sempurna.” Di dalamnya, terdapat pengorbanan besar dari seluruh jajaran cast dan crew, mulai dari aktor utama seperti Adinda Halona hingga tim produksi di belakang layar. Namun, ketidaksempurnaan itu justru menjadi keindahan dan bukti otentik dari perjuangan keras mereka.
Amanah yang Harus Dituntaskan
Lebih dari sekadar tontonan horor yang mencekam, Pocong Merah adalah perwujudan tanggung jawab. Bagi Hendra Lee, film ini bukan hanya sekadar karya seni, tetapi bukti amanah yang harus dituntaskan.
“Ini juga bukti amanah Hendra Lee dan tim Checklist untuk menyelesaikan apa yang sudah kami mulai,” tutupnya.
Melalui pidatonya, Hendra Lee berharap dapat menginspirasi anak muda untuk selalu kuat menggapai impian, fokus pada proses, dan menuntaskan setiap komitmen yang telah dimulai. Pocong Merah adalah monumen inspirasi bahwa dengan kerja keras dan ketulusan, sebuah mimpi—yang berawal dari nol—dapat terwujud nyata di layar lebar.
