Shadow

Dede Chandra Ogah Tanggapi Pernyataan Mundurnya Asep Wahyuwijaya dari Partai Demokrat

 

 

Bogor-Namanya ikut disebut sebagai alasan mundurnya Asep Wahyuwijaya sebagai anggota Partai Demokrat, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bogor  Dede Chandra Sasmita tak mau banyak menanggapi.

 

Hal itu, ungkap Dede Chandra Sasmita agar kondisi di internal Partai Demokrat tidak menjadi panas dan agar fokus dalam pemenangan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg)  pada Tahun 2024 mendatang.

 

“Saya tak mau melayani alasan Asep Wahyuwijaya mundur atau berhenti dari Partai Demokrat, sebagai Ketua DPC Partai Demokrat di Bumi Tegar Beriman lebih baik saya fokus untuk memenangkan Pilpres dan Pileg,” ungkap Dede Chandra Sasmita kepada awak media, Selasa, 18 April 2024.

 

Mengenai wacana Pergantian Antar Waktu (PAW) Asep Wahyuwijaya sebagai anggota DPRD Jawa Barat lalu digantikan oleh dirinya, Kang Dechans sapaan akrabnya menjelaskan bahwa itu bagian dari konsekuensi penegakan aturan dasar aturan rumah tangga partai.

 

“PAW legislatif itu kan konsekuensi dari penegakan aturan ketika ada legislatif yang mundur dari keanggotaan partai politik dengan dasar aturan rumah tangga partai dan bukan karena alasan ikhlas atau tidak ikhlas,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, bahwa sebagai partai oposisi. Partai Demokrat bersama Partai Nasdem dan PKS tentunya lebih tertarik berkoalisi dengan rakyat ketimbang bergabung dengan koalisi besar.

 

“Kami, yang tergabung di koalisi perubahan siap berjuang bersama masyarakat. Katena walaupun pemerintah mengklaim ekonomi membaik, tetapi kenyataannya banyak pemutusan hubungan kerja, banyak pengangguran, pendapatan ekonomi masyarakat menurun atau bahkan nol hingga angka kriminalitas meningkat serta kejahatan jalanan tidak hanya dilakukan di malam hari, tetapi di siang bolong,” tambah Kang Dechans

 

Ia pun mempersilahkan masyarakat membaca berita,  korupsi di banyak lini lalu APBN Indonesia dijaminkan ke RRC hingga kalau kita mau mencairkan itu butuh persetujuan mereka.

 

“Baru kali ini, APBN dijaminkan ke negara asing. Negara Indonesia tersandera oleh hutang luar negeri,” paparnya.

 

Sebelumnya, legislator DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya menyatakan berhenti dan mengundurkan diri sebagai anggota Partai Demokrat.

 

Pria yang akrab disapa Kang AW ini beralasan pengunduran dirinya sebagai anggota Partai Demokrat karena khawatir keberadaan saya hanyalah melestarikan perseteruan yang tidak perlu.

 

Ia juga khawatir, jika perolehan suara pribadinya seama dua kali Pileh selalu berada di atas perolehan Anton Sukartono Suratto yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat berpotensi terpilih menjadi anggota DPR-RI, maka ia tak enak hati mengalahkan  Anton Sukartono Suratto lalu apa kata dunia?.

 

“Saya juga iba dan kasihan kepada Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Dede Chandra Sasmita yang tidak pernah terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Barat, hingga dengan menggantikan posisi saya seama setahun lebih, maka ia ada wibawanya,” ujar Kang AW. (Rocky)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *