Shadow

Pangdivif I Kostrad Tinjau Pembangunan Jembatan Rawayan di Bogor

Bogor -Pembangunan infrastruktur wilayah seperti jembatan di pedesaan jadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mendorong pembangunan daerah. Pembangunan jembatan rawayan adalah program Pemkab Bogor berkolaborasi dengan TNI. Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad, Mayjen TNI Dedy Kusmayadi meninjau langsung pembangunan jembatan rawayan di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Selasa (9/11/2021).

Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dibangun di atas Sungai Ciapus, menghubungkan Desa Ciapus dan Kelurahan Padasuka. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) dan Camat Ciomas turut hadir pada peninjauan tersebut. Hadir pula Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Danramil Ciomas, Kapolsek Ciomas, dan tokoh masyarakat Ciomas.

Menurut Mayjen TNI Dedy Kusmayadi, ini adalah program Pemkab Bogor, kami dari TNI membantu jalannya program ini. Nantinya kita tidak berhenti begitu saja, kebetulan juga kita ada program-program pembinaan teritorial. Kita manfaatkan satuan-satuan yang ada di jajaran Divisi Infanteri 1 Kostrad untuk melengkapi pekerjaan-pekerjaan yang ada.

“Sehingga jembatan ini nantinya menjadi lebih sempurna lagi, lebih bagus lagi dan mudah-mudahan bisa dijadikan destinasi wisata. Artinya ada manfaat ganda untuk masyarakat,” terang Mayjen TNI Dedy Kusmayadi.

Dedy mengungkapkan, sudah saya perintahkan kepada jajaran untuk melaksanakan bakti sosial disini. Pembersihan sekitaran tempat-tempat endapan sehingga menjadi lebih indah lagi. Syukur-syukur bisa jadi objek wisata, orang jadi suka nongkrong-nongkrong atau selfie disini. Dan nantinya ada beberapa bangunan tambahan seperti MCK dan jalan penghubung jembatan yang berkelanjutan.

“Karena seperti di beberapa tempat yang pernah saya tinjau, hanya pembangunan jembatan saja tidak dilanjutkan dengan jalan penghubungnya. Jadi hanya bisa digunakan oleh pejalan kaki, tapi dengan kita melakukan pendekatan kepada masyarakat dan masyarakat juga sepakat, maka dari itu ada beberapa lahan masyarakat juga yang dibebaskan, untuk dibangun menjadi jalan penghubung jembatan,” ujar Dedy.

Sehingga, lanjut Dedy, jembatan ini bisa digunakan oleh kendaraan sepeda motor. Karena ada badan jalan yang melalui lahan-lahan masyarakat dibebaskan untuk menjadi penghubung jembatan ini sehingga manfaat jembatan ini lebih optimal lagi dari yang direncanakan.

Usai meninjau pembangunan jembatan rawayan, Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad, Mayjen TNI Dedy Kusmayadi menyerahkan bantuan sembako untuk warga sekitar, simbolis kepada 10 orang dan meninjau vaksinasi di Polsek Ciomas. (Fal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *