BOGOR, Klikterus.com – The Alana Hotel & Conference Center – Sentul City memperkuat kembali konsep kuliner Verde Social Garden dengan menghadirkan Authentic Italian Cuisine with a Wellness Philosophy.
Konsep tersebut diperkenalkan kepada media pada Jumat, 11 September 2026, melalui sesi wawancara bersama Executive Chef Verde Social Garden, Made Leon Candra Winata, dan General Manager The Alana Hotel & Conference Center – Sentul City, Benny Irnaldy.
Chef Leon mengatakan, konsep Verde berawal dari keinginannya membangun restoran dengan identitas yang jelas. Karena tersedia pizza oven di area restoran, ia kemudian memilih mengembangkan konsep kuliner Italia yang lebih autentik.
Tidak hanya menu, konsep tersebut juga diterapkan melalui proses pengolahan makanan. Verde membuat pasta dan sebagian besar saus secara homemade, menggunakan bahan-bahan segar serta tanpa mengandalkan bahan pengawet.
“Restoran yang baik itu adalah restoran yang memiliki konsep. Ketika konsepnya enggak jelas, pasti restorannya enggak bakal jalan,” ujar Chef Leon.
Salah satu menu yang menjadi rekomendasi adalah hidangan berbahan udang yang memadukan cita rasa Italia dengan selera Indonesia. Selain itu, terdapat Penne Arrabbiata dan Bruschetta yang juga menjadi pilihan menu.
Chef Leon menegaskan, kualitas bahan menjadi perhatian utama. Bahkan, bahan seperti udang yang tidak memenuhi standar kesegaran akan dikembalikan kepada pemasok dan tidak digunakan untuk pelanggan.
Konsep fresh food tersebut juga membuat proses memasak di dapur dilakukan secara terukur. Setiap bahan telah ditimbang dan penggunaan timer diterapkan untuk menjaga tekstur pasta serta memastikan makanan tersaji dalam kondisi panas.
Wellness Menjadi Filosofi Hotel
Sementara itu, Benny Irnaldy mengatakan konsep wellness tidak hanya akan diterapkan pada makanan, tetapi secara bertahap menjadi filosofi The Alana Sentul.
“2026 is a wellness year, tapi saya akan carry over terus every year. It’s become our philosophy lah hotel ini,” kata Benny.
Menurutnya, wellness tidak identik dengan makanan diet atau salad semata. The Alana Sentul ingin membawa konsep tersebut melalui edukasi kepada tamu, mulai dari makanan, pengalaman menginap hingga aktivitas MICE.
Rencana tersebut antara lain mencakup pengembangan konsep wellness room, edukasi pola hidup sehat, hingga pengalaman meeting yang lebih rileks melalui musik, aroma ruangan dan aktivitas relaksasi.
Pengembangan konsep juga akan dilanjutkan melalui sejumlah proyek kuliner baru. Salah satunya Kayu, yang dirancang mengusung konsep authentic charcoal cuisine, serta Hydro yang akan lebih fokus pada konsep nutrisi dan kebugaran.
Hydro direncanakan terintegrasi dengan fasilitas fitness center sekitar 1.200 meter persegi dan nantinya akan memiliki pendekatan nutrisi yang lebih spesifik, termasuk dukungan nutritionist.
Benny menegaskan, Verde sendiri bukan merupakan soft opening maupun grand opening, melainkan momentum untuk memperkenalkan menu baru sekaligus memperkuat kembali identitas restoran yang telah hadir sekitar tiga tahun.
“Jadi kita lagi memperkenalkan menu baru, memperkuat lagi konsepnya, itu aja sih sebenarnya Verde ini,” ujarnya.
Melalui Verde, The Alana Sentul ingin memperkenalkan pemahaman bahwa makanan sehat tidak harus identik dengan menu yang hambar. Perpaduan kuliner Italia, bahan segar, proses homemade dan filosofi wellness menjadi fondasi baru yang ditawarkan kepada masyarakat di kawasan Sentul dan Bogor.
