Shadow

Gempuran AS – Inggris di Yaman

Yaman, Klikterus.com – Hubungan Amerika Serikat – Inggris dengan Yaman sedang memanas setelah Amerika Serikat (AS) dan Inggris secara resmi melakukan serangan langsung ke wilayah Yaman. Langkah ini dilakukan kedua negara untuk menggempur kelompok Houthi, yang telah melakukan serangan ke beberapa kapal dagang di Laut Merah.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Serangan dimulai pada Kamis malam waktu setempat. Houthi mengaku bahwa serangan kapal ini dilakukan untuk menunjukkan solidaritas mereka kepada Palestina dalam pertempuran yang terjadi antara Hamas dan Tel Aviv.   Selain kapal Israel, kelompok pro-Iran itu menyebut akan menyerbu kapal-kapal negara-negara sekutu Tel Aviv.

Presiden AS Joe Biden sendiri langsung memberikan pernyataan khusus, sebagai mana dimuat New York Times.

“Serangan-serangan itu telah membahayakan personel AS, pelaut sipil, dan mitra kami, membahayakan perdagangan, dan mengancam kebebasan navigasi. Lebih dari 50 negara terkena dampak 27 serangan terhadap pelayaran komersial internasional,” tegas Biden lagi.

Ia mengatakan setidaknya awak kapal dari lebih dari 20 negara telah diancam atau disandera dalam tindakan pembajakan Houthi. Ia menyinyalir lebih dari 2.000 kapal terpaksa menyimpang ribuan mil untuk menghindari Laut Merah, yang dapat menyebabkan penundaan waktu pengiriman produk selama berminggu-minggu.

Seperti yang kita ketahui, AS bersekutu dengan Israel untuk menghancurkan Gaza. Mereka juga telah mendanai berbagai senjata dan mempersilakan Tel Aviv akses terhadap senjata buatannya.

Sejauh ini, ketegangan antara Houthi dan Barat telah membuat perusahaan pelayaran dunia ketar-ketir. Sebelum serangan langsung AS ke Yaman, mayoritas raksasa pelayaran dunia telah mengalihkan rute pelayaran Asia-Eropa dari Laut Merah dengan memutar ke Tanjung Harapan, Afrika Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *