9
Bekasi-Rencana kerjasama antara Provinsi Jawa Barat dengan Ulsan Metropolitan City, Korea Selatan yang telah ditandatangani Letter of Intent (LoI)-nya pada tanggal 21 Desember 2022 mendapat dukungan penuh dari Komisi I DPRD Jawa Barat.
Rencana kerjasama antara Provinsi Jabar dengan Kota Ulsan Metropolitan akan mengambil lokasi di Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.
Kerjasama yang akan dilaksanakan adalah dalam bidang lingkungan hidup (pengelolaan sampah/limbah); ekonomi; transportasi dan teknologi informasi (kota pintar/smart city).
Komisi I DPRD Jawa Barat sebagaimana amanat Undang-Undang terkait pu menindaklanjuti usulan Pemprov Jawa Barat tentang rencana kerjasama dengan Kota Ulsan, Korea Selatan.
“Rencana kerjsama ini kan harus mendapatkan persetujuan DPRD,” ujar anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya kepada awak media, Selasa, 9 Mei 2023 usai melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Bekasi di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.
Dalam konteks itu, Asep Wahyuwijaya mengira yang harus pertama dilakukan adalah mensejajarkan atau menselaraskan imajinasi hingga agenda aksi yang diinginkan oleh Pemprov Jawa Barat dengan Pemkab Bekasi terkait rencana kerjasama ini.
Politisi asal Kabupaten Bogor ini meminta agar agenda kerjasama ini tidak berhenti hanya di atas kertas belaka, tegasnya.
“Pemilihan Kabupaten Bekasi sebagai lokus kerjasama ini karena Pemprov Jawa Barat menilai bahwa ada kemiripan antara Kota Ulsan dengan Kabupaten Bekasi terutama dalam keberadaannya sebagai daerah industri. Kawasan industri seperti Hyundai itu adanya di Kabupaten Bekasi, sementara Kota Ulsan pun merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Korea dimana Pabrik Hyundai terbesar pun ada di sana,” sambung pria yang akrab disapa Kang AW itu.
Jadi, melalui kerjasama ini, ke depannya tentu berharap Kabupaten Bekasi dan sekitarnya bisa berkembang dan maju sebagaimana kota Ulsan.
“Kabupaten Bekasi bisa menjadi kawasan industri yang baik dari aspek pengelolaan sampah, limbah, transportasi dan juga mengoptimalkan penggunaan teknologi informasinya. Kota Ulsan dulu kondisinya mirip dengan Bekasi, tapi sekarang Kota Ulsan merupakan salah satu kota dengan pelayanan transportasi publik terbaik di Korea. Dulu, Kota Ulsan juga memiliki sungai yang kondisinya tercemar sampah dan limbah namun saat ini aliran sungainya menjadi salah satu daerah aliran sungai terbaik di Korea,” paparnya.
Kang AW pun berharap, melalui forum diskusi antara Komisi I DPRD Jawa Barat dengan jajaran Pemkab Bekasi yang dipimpin Sekda dan beberapa Kadis terkait maka perspektif dan cara pandang aparatur pemerintah ini lebih luas dan terbuka.
“Komisi I DPRD Jawa Barat membuka ruang yang selebar-lebarnya kepada Pemkab Bekasi untuk memberikan masukan dan catatan yang dianggap relevan dengan rencana kerjasama ini untuk dibawa ke paripurna,” tukas pengurus teras MN Kahmi & MPP ICMI itu. (Rocky)
