
Bogor-Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Kabupaten Bogor mengadakan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Expo peringati hari Ibu yang bertajuk Ibu Bahagia Indonesia Sejahtera di halaman kantor DPD PKS Kabupaten Bogor di Jalan Tegar Beriman Cibinong, Minggu (25/12/2022).
Ketua BPKK DPD PKS Kabupaten Bogor Iin Suprihatin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa RKI Expo merupakan rangkaian kegiatan memperingati hari ibu yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu.
“Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Ibu yang telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya,” ungkap ustadzah yang akrab disapa Ceu Iin kepada awak media.
RKI Expo, tutur Ceu Iin dimeriahkan dengan lomba dan penampilan di antaranya; lomba mewarnai, lomba qasidah menyanyikan Mars PKS, lomba pidato khusus ibu-ibu, santunan anak yatim, pameran produk UMKM binaan BPKK dan penampilan BPKK Voice.
“Ibu-ibu bisa menampilkan berbagai ekspresinya melalui kegiatan yang positif. Tanpa harus meninggalkan peran utama sebagai ibu rumah tangga,” tuturnya.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Dedi Aroza mengatakan memaknai apa yang dilakukan oleh BPKK DPD PK Kabupaten Bogor sebagai upaya penyadaran politik kaum perempuan.
“Apa yang diusahakan oleh BPKK ini dapat mewujudkan keterwakilan perempuan di parlemen. Sebagaimana periode sebelumnya anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor terdapat di dalamnya seorang perempuan,” tutur Dedi Aroza.
Dedi Aroza menyakini keterwakilan perempuan di parlemen sejumlah 30 persen dapat tercapai di pemilihan legislatif DPRD Kabupaten Bogor mendatang.
“Jika BPKK telah bergerak memanaskan politiknya hal ini bukan mustahil keterwakilan perempuan di parlemen dapat dipenuhi,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor ini membuka selubung poster lambang PKS nomor peserta pemilu sebagai tanda untuk memperkenalkan kepada publik.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa tahun 2023 memasuki tahun politik di mana semua kesempatan dipergunakan sebaik-baiknya untuk mengenalkan lambang dan nomor PKS sebagai peserta pemilu. Dan pada akhirnya dukungan politik dapat diraih pada pemilu 2024,” pungkas Dedi Aroza (Redaksi)
