Depok-Satu lagi wartawan atau tepatnya pewarta foto telah pergi ke Rumah Tuhan Yang Esa, Pieter Mendur atau akrab disapa Om Piet Mendur meninggal dunia pada Kamis malam pukul 19.30 di Depok dalam usia 88 tahun.
MantanĀ pewarta foto Kantor Berita Foto IPPHOS (Indonesian Press Photo Service) sejak 1956 ini akan dimakamkan hari Sabtu di Depok setelah disemayamkan dikediamannya di Jalan Jambu IV nomor 89 Depok Jaya, Pancoran Mas, Bogor.
Piet Mendur yang juga anggota PWI meninggalkan seorang istri dan delapan orang anak ini, semasa hidupnya aktif di dunia fotografi sebagai pewarta foto di berbagai penugasan dari Sabang hingga Merauke.
Kariernya diawali dengan mengikuti kursus fotografi tahun 1953 di Jakarta. Setelah lulus Piet Mendur diterima bekerja di Kantor Berita IPPHOS.
Pada tahun 1956 IPPHOS yang didirikan oleh kedua pamannya Alex dan Frans Mendur yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dipindahkan ke cabang IPPHOS di Makasar sebagai Kepala Bagian Foto hingga tahun 1965.
Sejak 1965 Piet Mendur pindah kerja ke perusahaan Bikatraco dan pada Tahun 1966 kemudian pindah kerja ke Mingguan Ujana hingga akhir 1967. Setelah itu kembali lagi ke Kantor Berita IPPHOS untuk menjabat sebagai Kepala Bagian Dokumentasi.
“Om Piet adalah orang yang telaten atau tekun dalam merawat berbagai film foto sejarah IPPHOS. Dia merawat dengan hati-hati film dokumenter yang disimpan secara sederhana,” ujar salah satu pengurus PWI Pusat, Dar Edi Yoga yang pernah bekerja di Kantor Berita IPPHOS, Jumat (10/6).
Di pandangan Dar Edi Yoga, Piet Mendur yang lama aktif meliput di Departemen Pos dan Telekomunikasu (Deparpostel) adalah sosok yang pekerja keras, ulet, tekun dan baik. Dia selalu setia pada profesinya, hingga ia pun banyak belajar tentang fotografi kepada Piet Mendur yang Jumat kemarin meninggal dunia karena sudah tua. (Rocky)

