Shadow

Tag: Universitas Pertamina

Guna Memperkuat Sinergi Industri dan Akademisi, Kerja Sama Keberlanjutan Disepakati Patra Jasa Bersama Universitas Pertamina

Guna Memperkuat Sinergi Industri dan Akademisi, Kerja Sama Keberlanjutan Disepakati Patra Jasa Bersama Universitas Pertamina

Klik Hari ini
Jakarta, Klikterus.com – PT Patra Jasa memperkuat agenda keberlanjutan perusahaan dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Pertamina (UPER). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia industri dan akademisi guna mendorong pengembangan riset terapan dan implementasi program keberlanjutan yang relevan dengan kebutuhan industri. Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay dan Rektor Universitas Pertamina, Prof. Wawan Gunawan A. Kadir, serta disaksikan oleh Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adhiwardhana. Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, menegaskan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan keilmuan yang aplikatif. “Keberlanj...
Program “Gerakan Kompos Mandiri Desa Barengkok” di Kabupaten Bogor Digagas Universitas Pertamina

Program “Gerakan Kompos Mandiri Desa Barengkok” di Kabupaten Bogor Digagas Universitas Pertamina

Klik Pendidikan
Klikterus.com - Sampah rumah tangga masih menjadi tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. Sekitar 62 persen dari total 70 juta ton sampah nasional per tahun merupakan sampah organik yang sebagian besar belum terkelola dengan baik. Di Kabupaten Bogor, timbulan sampah bahkan mencapai 2.766 ton per hari (2024), mencerminkan tingginya beban pengelolaan. Melihat permasalahan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Pertamina (UPER) menggagas program "Gerakan Kompos Mandiri Desa Barengkok" di kabupaten Bogor sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Melalui program ini, tim melakukan sosialisasi pemilihan sampah organik dan anorganik serta memperkenalkan inovasi “Komposter Putar”, yaitu alat pengolahan sampah organik yang mampu mengubah limbah ru...
Siemens Hibahkan Software Kelistrikan ke Universitas Pertamina Guna Mendukung Smart Grid Nasional

Siemens Hibahkan Software Kelistrikan ke Universitas Pertamina Guna Mendukung Smart Grid Nasional

Klik Hari ini
Klikterus.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, pemerataan akses listrik masih menjadi tantangan besar. Laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 menyebutkan bahwa sekitar 20 persen wilayah di Indonesia masih mengalami keterbatasan akses listrik. Padahal, permintaan energi terus tumbuh dengan rata-rata kenaikan 5,3 persen setiap tahun sejak 2018 (BPS, 2024). Untuk menjawab tantangan ini, transformasi sektor kelistrikan menjadi sangat mendesak. Salah satu solusi utama yang kini tengah dikembangkan adalah jaringan listrik cerdas (smart grid), teknologi yang memungkinkan efisiensi tinggi, integrasi energi terbarukan, serta sistem pemantauan dan pengendalian yang berbasis digital. Environmental and Energy Study Institute (2025) mencatat, smart gr...
Perjalanan Rissa, Anak Buruh Bangunan yang Jadi Wisudawan Terbaik

Perjalanan Rissa, Anak Buruh Bangunan yang Jadi Wisudawan Terbaik

Klik Pendidikan
Klikterus.com - Di sebuah rumah sederhana, seorang buruh bangunan dan penjahit rumahan menatap layar ponsel mereka dengan mata berkaca. Di layar itu, anak perempuan mereka—Rissa Rahmatika Nurilhidayat—berdiri di panggung wisuda, mengenakan toga, menerima penghargaan sebagai Wisudawan Terbaik Universitas Pertamina. Bagi keluarga Rissa, hari itu bukan hanya tentang gelar sarjana. Itu adalah puncak dari doa-doa diam-diam, kerja keras tanpa pamrih, dan mimpi yang disemai dari ladang-ladang sempit yang mengelilingi kampung kecil mereka di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. “Pendidikan adalah gerbang awal untuk meningkatkan kualitas hidup. Saya ingin mengubah keadaan keluarga melalui kesempatan ini,” ujar Rissa dengan suara lirih usai wisuda, 27 Mei 2025. Ayahnya hanya lulusan S...
Mahasiswa UPER Menginisiasi Moo Apps, untuk Memungkinkan Peternak Memantau Kesehatan Sapi Secara Real-Time

Mahasiswa UPER Menginisiasi Moo Apps, untuk Memungkinkan Peternak Memantau Kesehatan Sapi Secara Real-Time

Klik Hari ini
Klikterus.com - Neraca pangan nasional tahun 2024 mencatat kebutuhan konsumsi daging sapi di Indonesia mencapai 724,2 ribu ton. Namun, total produksi daging sapi dalam negeri hanya sebesar 432,9 ribu ton, sehingga terjadi defisit sebesar 291,3 ribu ton. Pasalnya pemasok utama daging sapi dalam negeri didominasi peternakan berskala kecil (BPS, 2024). Padahal swasembada pangan menjadi salah satu misi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo. Merespon tantangan itu, Sandi Pamungkas, mahasiswa Program Studi Ekonomi Universitas Pertamina (UPER), menginisiasi Moo Apps, sebuah inovasi teknologi yang dirancang sebagai alat pemantau kesehatan hewan ternak terintegrasi dengan aplikasi ponsel. “Moo Apps dirancang untuk memungkinkan peternak memantau kesehatan sapi secara real-time. Dengan fitur ...
Raih Pendanaan 1,4M Kolaborasi Riset Mikroplastik UPER dengan Dua Universitas Asia

Raih Pendanaan 1,4M Kolaborasi Riset Mikroplastik UPER dengan Dua Universitas Asia

Klik Hari ini
Klikterus.com - Pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang pesat menyebabkan produksi sampah plastik di Asia Tenggara melonjak hingga 31 juta ton pada 2021 (We Are Forum, 2023). Permasalahan sampah plastik makin menjadi disebabkan sifat sampah plastik yang tidak dapat terurai, hanya terpecah menjadi bagian yang lebih kecil atau disebut mikroplastik. Mikroplastik adalah partikel plastik kecil berukuran kurang dari 5 mm. Akumulasi mikroplastik menimbulkan konsekuensi serius bagi kehidupan laut, ekosistem, dan lingkungan karena hanya 9% sampah plastik yang di daur ulang (We Are Forum, 2023). Global Waste Management United Nations (2024) mencatat bahwa Asia Tenggara menyumbang hingga 60% dari total mikroplastik di lautan global, yang telah terdeteksi di ekosistem perairan, baik di laut dangka...
Lulusan UPER Dibekali dengan Pemahaman Tentang Keberlanjutan

Lulusan UPER Dibekali dengan Pemahaman Tentang Keberlanjutan

Klik Hari ini
Klikterus.com - Tingginya kebutuhan energi meningkat setiap tahunnya menjadikan Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk memenuhi kebutuhan energi. BPS (2021) memprediksi jumlah kebutuhan energi Indonesia pada tahun 2050 dapat mencapai 2,9 miliar barel minyak, dengan pasokan energi masih didominasi oleh energi fosil sebesar 71%. Sedangkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) baru mencapai 11,2 persen (Climate Transparency, 2022). Untuk menjamin ketersediaan energi berkelanjutan, Indonesia menghadapi trilema, yakni pendanaan, teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM). Demikian disampaikan Emma Sri Martini, Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), dalam sambutannya di kegiatan Wisuda ke-10 Universitas Pertamina (UPER) di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada 25 Mei 2024 l...
Agar Lulusan Lebih Kompetitif, Universitas Pertamina Gencarkan Internasionalisasi Pendidikan

Agar Lulusan Lebih Kompetitif, Universitas Pertamina Gencarkan Internasionalisasi Pendidikan

Klik Pendidikan
Klikterus.com - Internasionalisasi pendidikan digadang meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menangani isu global. Menurut European Association for International Education (2015), tantangan global akan semakin beragam, sehingga kerja sama lintas negara dalam pendidikan menjadi harapan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan inovatif. Riset Erasmus Impact Study mengungkap, pelajar yang mendapat pengalaman internasional memiliki keterampilan kebekerjaan (employability skill) yang lebih baik. Penelitian serupa menyebut, 64% perusahaan menilai pengalaman internasional sebagai faktor penting dalam merekrut pekerja. Isu kolaborasi internasional untuk meningkatkan mutu pendidikan mengemuka dalam ajang Time Higher Education (THE) Asia Universities Summit 2024, pada 29 April sampai ...
Mahasiswi Universitas Pertamina Menginisiasi Pembuatan ‘Menstrual Aid’ Sebagai Langkah Awal Menanggulangi Period Poverty

Mahasiswi Universitas Pertamina Menginisiasi Pembuatan ‘Menstrual Aid’ Sebagai Langkah Awal Menanggulangi Period Poverty

Klik Hari ini
Klikterus.com - Kesulitan mengakses sanitasi masih dirasakan mayoritas perempuan. World Bank (2022) mengungkap terdapat 500 juta orang yang tidak mendapatkan fasilitas memadai, untuk mengelola kebersihan menstruasi. Diskriminasi sosial dan budaya tabu, menjadikan perempuan enggan berbicara mengenai menstruasi di muka umum. Minimnya pengetahuan akan menstruasi, juga memperkeruh kemiskinan menstruansi atau period poverty (YouGov, 2022). United Nations Population Fund (UNPF) menjelaskan period poverty sebagai kurang terpenuhinya sanitasi menstruasi. Diakibatkan kurangnya akses terhadap produk dan fasilitas menstruasi, seperti pembalut, kamar mandi, air bersih, pengelolaan limbah, dan edukasi. Kondisi itu memotivasi Ni Wayan Listyawati Ningrum, mahasiswi Program Studi Komunikasi Unive...
Mahasiswa UPER Menciptkan Inovasi “Batako-Green”

Mahasiswa UPER Menciptkan Inovasi “Batako-Green”

Klik Hari ini
Klikterus.com - Memiliki 62% luas wilayah berupa perairan seluas 6,32 juta km², produksi perikanan Indonesia di 2023 mencapai 18,5 juta ton. Ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-2 negara penghasil ikan terbanyak di dunia, mengekor negeri tirai bambu, Cina. Walhasil, Indonesia juga memproduksi limbah perikanan yang tak sedikit. Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri M., mengatakan bahwa volume limbah perikanan yang meliputi cangkang, kulit, bagian lain dari ikan, diperkirakan menyumbang 30 sampai 40 persen dari total produksi perikanan. Bila dibiarkan terus, limbah perikanan dapat berdampak terhadap pencemaran air laut, kerusakan pada ekosistem, mengurangi hasil tangkapan nelayan, hingga menyebabkan masalah kesehatan masya...