
Setelah 15 tahun merintis usaha dibidang informasi dengan mengelola sejumlah media informasi cetak dan media online , Putra Samudra Group (PSG) Mulai melirik dunia perfilman. Keseriusan itu dibuktikan dengan telah diprosuksinya film bergentre horor “Pocong Merah” yang segera tayang di bioskop dalam dan luar negeri.
Ketertarikan untuk merambah dunia hiburan didasari dengan tingkat animo masyarakat yang tinggi terharap produksi film lokal. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya jumlah penonton di bioskop dalam dua tahun belakangan ini .
Tahun 2024 membawa kabar baik bagi pelaku industri perfilman dan pencinta bioskop tanah air. Pasalnya, hingga penghujung tahun 2024, dilaporkan bahwa jumlah penonton bioskop Indonesia mengalami kenaikan dibandingkan capaian pada 2023.
Dilansir dari laman Deadline, tercatat ada sekitar 126,22 juta penonton yang datang untuk menonton film di bioskop pada 2024 lalu. Jumlah ini naik 10% dibandingkan tahun 2023 lalu yang berhasil menghimpun 114,5 juta penonton.
Pertanyaannya berikutnya, apakah film produksi sineas Indonesia menjadi tuan di negeri sendiri? Seperti tahun 2023 lalu ketika film karya anak bangsa berhasil mendominasi pasar lewat beberapa judul seperti Sewu Dino dan Di Ambang Kematian?
Sementara itu, tahun 2025 Film produksi anak bangsa mulai mendapatkan hati ditengah masyarakat. Berikut adalah daftar film Indonesia terlaris tahun 2025:
* Jumbo – 10.197.790 penonton.
* Pabrik Gula – 4.726.760 penonton.
* Petaka Gunung Gede – 3.242.843 penonton.
* Komang – 3.003.320 penonton.
* Sore: Istri dari Masa Depan – 2.944.664 penonton.
* Jalan Pulang – 2.879.994 penonton.
* Qodrat 2 – 2.214.441 penonton.
(Istimewa)
