
Jakarta – Markas Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Film Indonesia (DPP PARFI) di Jakarta baru-baru ini kedatangan tamu “spesial” dari dunia horor. Bukan untuk menakut-nakuti, melainkan dalam rangka diskusi serius mengenai masa depan film Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, sutradara film yang sedang hangat dibicarakan, Hendra Lee, didampingi oleh Aldi Lau selaku Produser Asosiasi dari Checklist Cinema, serta Jhonky dari tim kreatif “Pocong Merah,” mengunjungi kantor DPP PARFI. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin sinergi dan mendapatkan dukungan dari organisasi perfilman tertua di Indonesia.
Mereka disambut langsung oleh Ketua Umum PARFI, Soultan Saladin, dan Sekretaris Jenderal, Dr. Kun.
Apresiasi Tinggi dari DPP PARFI
Soultan Saladin menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi tinggi terhadap proyek film “Pocong Merah” yang digawangi oleh anak-anak muda berbakat ini dari Checklist Cinema.
“Potensi ‘Pocong Merah’ ini, termasuk karya yang menarik. Kami melihat semangat besar dalam karya mereka,” ujar Soultan Saladin.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan bagi para sineas muda. “Generasi-generasi anak muda ini memang harus disokong, baik secara semangat dan dukungan nyata, agar perfilman Indonesia semakin maju. Apresiasi yang bagus untuk Hendra dan Pak Aldi yang mau bergerak, secara aksi tidak hanya teori, untuk menciptakan karya,” tambahnya.
Sekjen PARFI, Dr. Kun, turut menggarisbawahi komitmen PARFI untuk merangkul dan mendukung setiap inisiatif kreatif dari pegiat film di Tanah Air.
Aksi Nyata Sineas Muda dari Checklist Cinema
Kunjungan ini menunjukkan keseriusan Hendra Lee dan Aldi Lau untuk membawa film mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka tidak hanya puas dengan konsep, namun juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak kunci di industri film.
Aldi Lau, Produser Asosiasi, menyatakan bahwa dukungan dari PARFI memberikan energi positif bagi timnya. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan arahan dari Ketum dan Sekjen. Ini menjadi motivasi bagi kami dari Checklist Cinema untuk terus berkarya dan membuktikan bahwa film independen juga bisa memberikan warna baru bagi perfilman nasional,” kata Aldi.
Kehadiran “Pocong Merah” di markas PARFI ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi sinyal optimisme bahwa kolaborasi antara organisasi perfilman veteran dan semangat muda para sineas akan menjadi kunci untuk memajukan industri film horor dan perfilman Indonesia secara keseluruhan.
pocong merah

