Shadow

P3D Jabar Ujung Tombak PAD Minim SDM, Asep Arwin Kotsara Berikan 4 Jurus Jitu Atasi Masalah

Bandung, Klikterus.com – Komisi III DPRD Jawa barat menggelar rapat evaluasi hari kedua bersama 11 unit P3D (Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah) di Provinsi Jabar, Rabu (10/11/2021).

Menurut anggota Komisi III DPRD Jawa barat Asep Arwin Kotsara P3D yang hadir dari total 34 P3D di Jawa barat mereka adalah wilayah Kota Bandung 1, Kota Bandung 2, Kota Bandung 3, Kabupatem Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung 1 Rancaekek, Kabupaten Bandung 2 Soreang, Kota Cimahi, Kabupaten Subang.

“Alhamdulillah semua Kapus P3D hadir, demikian pula Kepala Bapenda dan Sekretaris Bapenda Provinsi Jabar,” kata Asep Arwin Kotsara.

Legislator daerah pemilihan (dapil) Kota Depok-Kota Bekasi ini pun mencatat beberapa materi yang dipresentasikan seluruh kapus yaitu :

1. Capaian kinerja sampai Sep’ 2021,
2. Prediksi capaian sampai Dec’ 2021
3. Permasalahan di setiap P3D
4. Prediksi Target 2022

Selain itu hasil rapat kali ini terkuak beberapa point masalah yang dihadapi para P3D dan ikut dicatat oleh Asep Arwin Kotsara yakni :

1. Banyaknya pejabat di struktur P3D yang masih kosong
2. Terbatasnya jumlah SDM
3. Kemampuan SDM yang masih minim
4. Kecil/minimnya dana untuk penelusur KTMDU (Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang)
5. Prosentase PAP yg dibawah 30%.

Sebagai ujung tombak PAD Jawa barat tentu saja Asep Arwin Kotsara bersama Komisi III DPRD Jabar tidak tinggal diam, dirinya mengusulkan beberapa masukan guna memperbaiki P3D diantaranya adalah :

1. Mohon kepada Kepala Bapenda Provinsi Jabar untuk segera mengisi kekosongan di struktur, yang tentunya sangat mempengaruhi pendapatan
2. Lakukan pelatihan untuk meningkatkan SDM di P3D
3. Tingkatkan dana/biaya untuk penyelusur, kemudian klasifikasi potensi dari KBM tersebut.
4. Optimalkan PAP di kota kabupaten, yang diawali dengan klarifikasi data potensi PAP.

Politisi PKS ini pun berharap agar PAD Jabar di tahun 2022 meningkat, usulan warga bisa direalisasikan dan pembangunan di Jawa barat semakin baik.

“Para Kapus P3D adalah Pahlawan PAD, penuh dedikasi, kontribusi, dan karya nyatanya untuk membangun Jawa Barat,” pungkas Asep Arwin Kotsara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *