Shadow

Asep Arwin Kotsara Temukan 6 Masalah Dari 12 Kapus P3D Jawa Barat

Bandung, Klikterus.com – Hari ketiga rapat kerja Komisi III DPRD Jawa barat bersama 12 KAPUS (Kepala Pusat) P3D Jawa barat yang meliputi wilayah : Kota Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu Haurgeulis, Kabupaten Indramayu 1, Kabupaten Cirebon 1 Sumber, Kabupaten Cirebon 2 Ciledug, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Garut, serta Kota Banjar dengan total 34 P3D di Jabar digelar pada Kamis, (11/11/2021).

Hadir pada acara hari terakhir Ketua Bapenda Jabar, bersama Sekretaris Bapenda Jabar dengan agenda penyampaian 4 hal yang disampaikan oleh masing- masing Kapus P3D, yaitu :
1. Capaian sampai dengan September 2021,
2. Prediksi capaian sampai dengan Desember 2021,
3. Problematika dimasing-masing P3R,
4. Prediksi Target 2022

Menurut anggota Komisi III DPRD Jawa barat Asep Arwin kotsara, setelah terjadi perubahan Target 2021 yang ditetapkan dari pusat, hampir semua P3D sampai dengan Desember 2021 dapat mencapai Target 100%.

Bahkan Asep Arwin Kotsara mencatat, ada beberapa P3D yang melebihi 100%, dan hampir diseluruh P3D mempunyai problem yang sama, antara lain :
1. Masih kurangnya pemenuhan SDM ASN disetiap P3D, sehingga banyak yang double job, tentunya akan sangat mempengaruhi kinerja P3D.
2. SDM yang kurang cakap, tentunya akan mempengaruhi pendapatan.
3. Data KTMDU yang belum akurat. Dirinya meminta Data KTMDU dimana data tersebut adalah hasil dari data penelusuran, sehingga potensi pendapatan dapat dihitung dengan jelas dan benar.
4. Prosentasi PAP(Pajak Air Permukaan) yang masih rendah, padahal dapat menjadi sumber PAD. Asep Arwin pun mendorong kepada Bapenda Jabar agar segera mendalami regulasi PAP.
5. Sarana dan prasarana di beberapa P3D yang kurang layak membuat wajib pajak tidak nyaman. Bapenda Jabar dapat memprioritaskan anggaran untuk kantor P3D.
6. Beberapa kota-kabupaten hanya mempunyai 1 titik P3D, tentunya akan mempersulit wajib pajak untuk membayar PKB.

Legislator asal Kota Depok-Bekasi ini memandang perlu dipertimbangkannya untuk membuat titik pelayanan atau P3D baru yang mengoptimalisasi pelayanan dalam meningkatkan pendapatan.

“Semoga di tahun 2022 pendapatan Bapenda Jabar meningkat, sehingga pembangunan dan kesejahteraan rakyat Jawa Barat menjadi lebih baik,” tutup Asep Arwin Kotsara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *