Shadow

Tag: gangguan mental

Mengenal Lebih Dalam Gangguan Kepribadian Ambang

Mengenal Lebih Dalam Gangguan Kepribadian Ambang

Klik Hari ini, klik kesehatan
Reporter: Mutiara Nur Shafira Aryandhini Apakah kamu mengetahui apakah itu gangguan kepribadian ambang? Ya, gangguan yang memiliki nama inggris Borderline Personality Disorder ini, biasanya disama-samakan dengan gangguan bipolar karena sama-sama memiliki tingkah impulsif, perubahan suasana perasaan, hingga pemikiran menyakiti diri, dan bunuh diri. Gangguan kepribadian ambang merupakan gangguan kesehatan mental yang berdampak pada cara berpikir dan merasakan tentang diri sendiri atau orang lain. Gangguan ini melibatkan pola pervasif dari ketidakstabilan dalam hubungan interpersonal, citra-diri, afek, dan pengontrolan impuls. Penderita cenderung memiliki hubungan penuh badai, takut diabaikan, tetapi kurang memiliki kontrol terhadahap emosinya. Mereka seringkali terlibat pada per...

Jarang Disadari, Ini 8 Tanda Kamu Perlu Menemui Psikolog!

Klik Hari ini, klik kesehatan
Reporter: Mutiara Nur Shafira Aryandhini Dalam kehidupan sehari-hari, ada kalanya kita merasa dalam keadaan tidak baik. Namun, kita mengabaikan segala perasaan negatif yang muncul dengan berpikir bahwa segalanya akan segera berlalu. Padahal, ada beberapa hal di mana perasaan negatif tidak bisa hilang dengan sendirinya. Perasaan tersebut membutuhkan profesional untuk segera diselesaikan. Sayangnya, meski menyadari ada yang salah dengan diri sendiri, tidak semua orang berpikir untuk menemui psikolog. Mereka berpikir datang ke psikolog hanyalah untuk orang dengan masalah mental serius. Padahal apabila kamu mengalami tanda-tanda di bawah ini, kamu diperlukan segera menemui psikolog lho. Sedih Terus-menerus Perasaan sedih merupakan perasaan yang mungkin dialami oleh setiap ora...

Sering Disamakan, Ini Perbedaan Bipolar Disorder dengan Borderline Personality Disorder

Klik Hari ini, klik kesehatan
Reporter: Mutiara Nur Shafira Aryandhini Mendiagnosis suatu gangguan mental bukanlah hal yang mudah. Para profesional membuat diagnosis suatu gangguan berdasarkan gejala dan pola dari waktu ke waktu dan terkadang, ada beberapa kesalahan diagnosis yang disebabkan oleh gejala yang serupa. Salah satu contoh gangguan mental yang sering salah didiagnosiskan ialah borderline personality disorder dan bipolar disorder. Keduanya sama-sama merupakan gangguan dengan tingkah impulsif, perubahan suasana perasaan, hingga munculnya pikiran bunuh diri. Namun, keduanya  memiliki penyebab yang berbeda dan pengobatan yang berbeda pula. Perbedaan yang paling mencolok dari keduanya ialah, bipolar disorder merupakan gangguan suasana perasaan, sementara borderline personality disorder merupakan gang...

Mengenal Distimia, Depresi Ringan yang Berkepanjangan

Klik Hari ini, klik kesehatan
Reporter: Mutiara Nur Shafira Aryandhini Distimia merupakan jenis lain dari depresi dengan ciri merasa berkesedihan secara berkepanjangan. Depresi pada distimia tidak separah gangguan depresi mayor, namun tetap saja distimia akan mengganggu kehidupan penderitanya. Seseorang dengan distimia akan merasakan mood depresi selama kurang lebih dua tahun. Selain itu, adanya nafsu makan yang berkurang atau berlebihan, mudah kelelahan, tidak memiliki kepercayaan diri yang baik, mengalami gangguan tidur seperti insomnia atau hipersomnia, sulit konsentrasi, hingga hilangnya minat terhadap sesuatu yang menyenangkan. Namun perlu diingat. Apabila kamu mengalami ciri-ciri seperti di atas, kamu dilarang untuk mendiagnosis dirimu sendiri menderita distimia. Diperlukan observasi mendalam oleh pr...

Hindari Self Diagnose untuk Mengatasi Gangguan Mental

Klik Hari ini, klik kesehatan
Reporter: Mutiara Nur Shafira Aryandhini Seringkali kita merasa khawatir dengan apa yang terjadi pada diri kita. Merasa cemas, suasana hati yang mudah berubah-ubah, hingga sedih yang berlarut-larut. Informasi yang belum diperdalam kerap digeneralisasi sehingga perasaan yang ada dalam diri kita disangkut-pautkan dengan gangguan mental yang memang umum terjadi. Meski begitu, perlu adanya proses lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut. Era modern seperti saat ini, di mana informasi dapat dengan mudah kita dapatkan, justru memperburuk hal tersebut. Ketika sesuatu terjadi pada diri kita, lantas kita berselancar di internet untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Padahal, hal tersebut sangatlah berbahaya lho. Mengapa? Misalnya, ketika seseorang merasa dadanya sesak, ia kemu...