Shadow

Tarian Indonesia Hipnotis Warga Lima

Lima, Peru – Asosiasi Biro Perjalanan Peru (APAVIT) cabang Cajamarca telah menyelenggarakan Familirization Trip (FamTrip) dan Workshop Pariwisata pada tanggal 25 – 29 November 2021 dan telah mengundang KBRI Lima. Famtrip dan Workshop Pariwisata APAVIT Cajamarca tersebut diikuti oleh lebih dari 70 biro perjalanan dari berbagai provinsi di Peru. Selama 5 hari kegiatan, KBRI Lima telah berpartisipasi dengan booth Indonesia, seminar pariwisata Indonesia oleh Duta Besar RI dan Bonna Tours serta menampilkan 5 tarian Indonesia.
Kegiatan FamTrip dilaksanakan selama 3 hari dimana peserta diajak untuk mengunjungi destinasi – destinasi wisata terbaik di Cajamarca antara lain; Hutan Batu Cumbemayo dan Sexemayo, Danau San Nicolas, Polloc Chapel. Peserta juga diajak untuk melihat Festival Gastronomi di Distrik Jesus, Festicuy. Pada Festival ini Duta Besar RI menjadi Tamu Kehormatan yang disambut oleh Walikota Distrik Jesus dan menandatangi buku tamu Golden Book Distrik Jesus.
Selama penyelenggaraan kegiatan ini terdapat beberapa kesempatan dimana KBRI Lima telah mementaskan tarian tradisional Indonesia. Pada Welcoming Dinner, tanggal 25 November 2021, KBRI Lima mementaskan Tari Piring. Kemudian pada tanggal 27 November 2021, panitia kegiatan menyelenggarakan Carnival Night, dimana KBRI Lima kembali mementaskan Tari Piring dan Tari Serampang Dua Belas. Penampilan tarian Indonesia memukau seluruh peserta yang terkesan dengan kemampuan penari khususnya pada tari piring.
Pada Workshop Pariwisata yang diselenggarakan pada tanggal 29 November, KBRI Lima tampil dengan booth Indonesia dan seminar mengenai destinasi wisata Indonesia oleh Duta Besar RI di Lima dan Bonna Tours. Workshop dibuka oleh Gubernur Provinsi Cajamarca, Bapak Andrés Villar Narro dan Presiden APAVIT Peru, Bapak Ricardo Acosta. Dalam sambutannya Bapak Andrés Villar Narro menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan partisipasi KBRI Lima. Beliau juga berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat meningkatkan pertukaran budaya antara Indonesia dan Peru khususnya masyarakat Cajamarca.
Pada kesempatan ini, KBRI Lima kembali mementaskan 2 tarian yaitu Tabal Gempita dan Tari Saman. Para peserta workshop sangat tertarik dengan keindahan Tari Saman yang unik. “Saya berharap bahwa selain pariwisata Indonesia masyarakat Peru dapat juga memiliki pemahaman tentang budaya Indonesia melalui tari – tarian yang kami pentaskan” ungkap Duta Besar RI, Marina Estella Anwar Bey dalam sambutannya pada pembukaan Workshop Pariwisata APAVIT Cajamarca.
(Sumber : KBRI Lima)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.