Shadow

Serupa dengan Bulan, Ini Lima Fakta tentang Merkurius

sumber foto: solarsystem.nasa.gov

Klikterus.com–Merkurius merupakan planet terdekat dengan Matahari di tata surya. Planet ini juga merupakan planet terkecil di tata surya, setelah Pluto dianggap bukan planet. Nama Merkurius diambil dari salah satu nama dewa dari bangsa Romawi

Nah, setelah mengetahui beberapa fakta umum di atas. Simak lima fakta lain tentang Merkurius yang menarik untuk diketahui.

  1. Dapat Diamati dari Bumi

Disebabkan oleh dekatnya jarak planet ini dengan Matahari, membuat Merkurius dapat diamati dari bumi ketika Matahari terbit dan terbenam. Meskipun begitu, Merkurius agak sulit diamati karena separasi ketinggiannya hanya -28 dari Matahari, ukurannya sangat kecil, dan jarak Merkurius – Bumi yang jauh.

  1. Atmosfer yang Sangat Tipis

Atmosfer di Merkurius terbentuk dari atom yang memiliki berbagai macam unsur. Meskipun begitu, karena jarak yang terlalu dekat dengan Matahari membuat permukaan Merkurius sangat panas. Hal tersebut menyebabkan atmosfer yang melapisi Merkurius terlepas ke angkasa, sehingga atmosfernya yang sangat tipis.

  1. Satu Hari di Merkurius

Merkurius membutuhkan 58,6 hari untuk menyelesaikan satu kali rotasi. Hal tersebut berarti satu hari di Merkurius jauh lebih lama daripada di Bumi. Adapun satu hari di Merkurius sama dengan sekitar 176 hari Bumi.

  1. Tidak Memiliki Satelit

Merkurius merupakan salah satu planet yang tidak memiliki satelit. Merkurius bisa saja memiliki satelit, namun karena terlalu dekat dengan Matahari membuat satelit Merkurius akan tertangkap oleh gravitasi Matahari.

Selain itu, akibat terlalu dekat dengan Matahari membuat Merkurius memiliki suhu yang ekstrem. Suhunya dapat beragam setiap harinya, mulai dari -173°C pada malam hari hingga 427°C pada siang hari di sepanjang daerah khatulistiwa.

  1. Serupa dengan Bulan

Permukaan Merkurius serupa dengan permukaan Bulan yang penuh dengan kawah. Hal tersebut menandakan bahwa proses geologis di permukaannya telah berhenti sejak miliaran tahun yang lalu.

Selain itu, pembentukan kawah-kawah itu juga akibat atmosfer Merkurius yang tipis, sehingga mudah ditembus oleh meteor. Adapun kawah terbesar di Merkurius bernama Kawah Caloris.

 

Reporter: Adelia Maulitania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *