Shadow

Inilah Beberapa Film Indonesia Yang Lebih Dulu Ditayangkan Di Luar Negeri

Klikterus.com–Kemajuan dibidang perfilman Indonesia telah menunjukkan perkembangannya. Beberapa film yang diproduksi oleh anak bangsa lebih dulu ditayangkan di luar negeri dan mendapat apresiasi terhadap karya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa film Indonesia juga bisa menuju ke kancah internasional.

Ingin tahu apa saja filmnya? Berikut deretan film Indonesia yang lebih dulu tayang di luar negeri.

Marlinah Si Pembunuh Dalam Empat Babak (2017)

sumber: wikipedia

Film garapan Mouly Surya ini telah meraih banyak penghargaan dengan membawa film ini keliling dunia. karyanya ini sangat di apresiasi dengan bukti deretan penghargan yang ia bawa kembali ke Indonesia.

Sebelum ditayangkan di Indonesia pada 16 November 2017, film ini lebih dulu ditayangkan pada festival film bergengsi yakni di Directors Fortnight Festival Film Cannes.

Siti (2014)

sumber: wikipedia

Film yang meraih piala Citra pada tahun 2015 ini nyatanya belum ditayangkan di Indonesia. Film ini baru bisa ditayangkan secara terbatas pada 2016 setelah bermasalah pada urusan sensor. Namun demikian, film garapan Eddie Cahyono ini telah ditayangkan diberbagai Negara serta menyabet beberapa piala penghargaan yang turut mengharumkan nama bangsa.

27 Steps of May (2019)

sumber: wikipedia

Film yang ditayangkan di bioskop tanah air pada April 2019 lalu ini telah berkeliling dunia terlebih dahulu. Untuk pertama kalinya penayangan di luar negeri ia ditayangkan pada Busan Film Festival. Setelah penayangannya di bioskop Indonesia, film ini masuk kedalam delapan nominasi dalam ajang festival Film di Indonesia dan memenangkan satu piala.

Kucumbu Tubuh Indahku (2018)

sumber: wikipedia

Garin Nugroho berhasil membawa filmnya ke Festival Film Internasional Venesia ke-75 lewat karyanya yang berjudul Kucumbu Tubuh Indahku. Pertama kali tayang di bioskop Indonesia pada April 2019, film ini hanya memiliki waktu singkat untuk berada di bioskop. Film ini dianggap menuai banyak kontroversi setelah penanyangannya ditunda selama satu bulan.

Namun demikian, film yang pertama kali dirilis pada 2018 ini menyabet pengharagaan sebagai ‘Film Terbaik’ pada FFI 2019.

Turah (2016)

sumber: wikipedia

Film yang telah mengukir prestasi di tingkat internasional ini nyatanya tidak menarik banyak peminatnya di Indonesia. Film Turah ditayangkan pada 2017 namun tidak banyak penonton yang berminat. Meski begitu film ini dipercaya sebagai perwakilan Indonesia di Piala Oscar 2017.

Humba Dreams (2019)

sumber: imdb.com

Berikutnya kita memiliki Humba Dream hasil garapan Riri Riza yang meraih penghargaan di Busan Film Festival yakni CJ Entertainment Award pada Asian Project Market. Namun sangat disayangkan film ini batal ditayangkan di bioskop. Jika kalian ingin menonton film ini, ia tersedia di Netflix sejak 9 Juli 2020.

Itulah deretan film yang lebih dulu tayang di luar negeri. Sudahkah kalian menonton salah satunya?

 

Reporter: Nurfitri Okinawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *