Shadow

Hi Girls, Yuk Deteksi Kanker Payudara Lewat SADARI dan SADARNIS

sumber: ahcc.co.id

Reporter: Anne Anisa

Sampai saat ini penyebab pasti munculnya kanker payudara belum diketahui. Diketahui bahwa kanker payudara terjadi akibat adanya kerusakan sel dan perubahan genetik pada jaringan payudara.

Bagi wanita, kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang berbahaya selain kanker serviks. Meski begitu, sebenarnya kanker payudara tetap bisa disembuhkan.

Deteksi dini menjadi kunci pencegahan kanker payudara. Semakin cepat keberadaan sel kanker payudara terdeteksi, maka semakin besar juga tingkat kesembuhannya.

Dilansir dari siloamhospitals.com, ada dua cara mudah untuk mendeteksi kanker payudara yaitu dengan SADARI dan SADANIS.

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

SADARI dapat dilakukan oleh diri sendiri di rumah setiap bulan. Pemeriksaan ini disarankan sejak wanita berumur 20 tahun.

Cara ini digunakan untuk mengetahui apakah ada kelainan pada payudara. Kelainan tersebut dapat berupa tanda-tanda sebagai berikut:

  • Adanya benjolan
  • Adanya penebelan kulit
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara
  • Pengerutan kulit payudara
  • Keluarnya cairan dari putting payudara
  • Nyeri
  • Pembengkakan lengan atas
  • Adanya benjolan pada ketiak atau sekitar leher

Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan SADARI:

  1. Perhatikan payudara Anda di depan cermin dengan meluruskan kedua tangan ke bawah. lihat secara teliti, apakah ada tanda-tanda kelainan payudara seperti yang telah disebutkan di atas.
  2. Angkatlah kedua lengan ke atas sampai kedua tangan berada di belakang kepala. Kemudian, tekan ke arah depan.
    Selanjutnya, tekanlah kedua tangan Anda dengan kuat ke bagian pinggul dan gerakkan kedua lengan dan siku ke arah depan sambil mengangkat bahu.
    Cara ini akan membuat otot dada tegang sehingga Anda dapat melihat tanda-tanda kelainan payudara seperti benjolan.
  3. Lakukan perabaan dengan mengangkat lengan kiri Anda untuk payudara sebelah kiri menggunakan tiga ujung jari tengah tangan kanan yang dirapatkan. Berikut caranya:
    – Gerakan memutar dengan tekanan lembut searah jarum jam
    – Gerakan dari atas ke bawah dan sebaliknya
    – Gerakan dari bagian luar payudara ke arah puting
    Proses ini bisa juga dilakukan dalam kondisi berbaring dengan cara menaruh tangan kiri di bawah kepala. Berikan bantal kecil di bawah punggung untuk lebih memudahkan Anda.
    Lakukan hal yang sama pada payudara kanan Anda.
  4. Amati apakah terdapat cairan tidak normal yang keluar dari puting Anda. Lakukan dengan cara menekan secara pelan daerah sekitar kedua puting payudara.
  5. Berikan perhatian khusus pada area payudara atas dekat lipat ketiak. Tumor payudara banyak ditemukan di area tersebut.

Pemeriksaan Payudara Klinis (SADARNIS)

Selain SADARI, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan payudara secara klinis (SADARNIS) yang dilakukan oleh dokter.

SADARNIS dapat dilakukan melalui pemeriksaan USG payudara dan mammografi. Tes mana yang harus Anda lakukan itu akan disesuaikan dengan usia Anda.

Maka dari itu, sangat penting bagi Anda, khususnya para wanita untuk bisa mendeteksi kanker payudara sejak dini. Terapkan pola hidup sehat untuk mencegah timbulnya kanker payudara. Kemudian, berkonsultasi dengan dokter yang kompeten juga disarankan ya, girls.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *