Shadow

Sulit Menemukan Bangkai Kucing? Ini Alasannya

sumber: freepik

Reporter: Nurfitri Okinawa

Kucing adalah salah satu hewan yang sering dipilih sebagai hewan peliharaan. Selain karena tingkahnya yang menggemaskan, kucing dipercaya dapat mengurangi kadar stress manusia.

Tapi, apakah kalian pernah kesulitan menemukan bangkai kucing yang telah mati? Ternyata hal ini disebabkan oleh insting alaminya. Selain itu ini beberapa alasan kita jarang menemukan bangkai kucing yang mati bukan karena kecelakaan.

  1. Kucing tau kapan ia akan mati

Sebagai bagian dari instingnya, kucing dapat mengetahui ketika usianya tidak akan lama lagi. Dikarenakan hal inilah kucing yang telah mengetahui jika ia akan segera mati mulai mencari tempat untuk menyendiri.

  1. Tidak ingin membuat pemiliknya sedih

Sebagai hewan peliharaan, kucing termasuk kedalam hewan yang perasa. Ia tidak ingin pemiliknya merasa sedih atas kehilangan dirinya. Bahkan dibeberapa kasus kucing yang sekarat akan menunggu keikhlasan pemiliknya untuk membiarkannya mati.

  1. Kucing cenderung menghindari keramaian

Meskipun sering melihat kucing liar disekitar kita, kucing sebenarnya adalah hewan yang tidak menyukai keramaian. Hal ini yang menyebabkan kita sulit menemukan bangkai kucing.

  1. Menghindari musuh

Ketika kucing dalam masa sekarat ia akan mencari tempat persembunyian agar tidak bertemu dengan musuhnya. Kondisinya yang lemah tidak memungkinkan untuk melawan sehingga ia lebih memilih untuk mencari tempat yang terhindar dari musuhnya.

  1. Kucing adalah makhluk yang mandiri

Kucing tergolong hewan yang soliter, ia tidak termasuk hewan yang berkumpul dengan kawanannya. Sifat soliter inilah yang menyulitkannya ketika ia sekarat sebab tidak ada yang akan melindunginya dari musuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *