Shadow

Inilah Cara Tanamkan Anak Karakter Religius

Sumber: bernas.id

Reporter: Krisnia Rahayu

Orangtua sebagai pendidik pertama anak harus menanamkan sejak dini karakter religius. Dengan menanamkan karakter religius, anak akan mengenal Sang penciptanya dan ia akan bersyukur atas diciptakannya oleh Sang penciptanya dan ia pun akan kuat untuk menjalani kehidupan dunia yang penuh dengan lika-liku, tantangan, dan ujian. Saat anak merasakan keterpurukan, kesedihan, kebimbangan, hancur dan lainnya hal yang buruk, maka anak akan senantiasa mendekatkan diri pada Sang penciptanya, untuk memimta ketenangan dan jalan keluar dari masalahnya. Ia pun akan meminta kekuatan dan pasrah terhadap Tuhannya. Adapun cara untuk menanamkan karakter religius pada anak sebagai berikut ini:

1. Saat Beribadah Ajak Anak
Dengan membiasakan mengajak anak beribadah dan menanamkan sikap spiritual pada anak sejak dini, maka anak akan mengenalkan Tuhan sebagai pencipta dan sumber kekuatan manusia. Dengan begitu anak akan mencintai Tuhannya. Kehidupan keseharian dan nilai-nilai moral akan didapatkan dari mengajarkan agama pada anak. Perilaku menyimpang akan terhindar jika anak diajarkan agar ikut beribadah dan menjalankan kehidupan keseharian dan nilai-nilai moral agama.

2. Saat ke tempat ibadah ajak anak
Dengan mengunjungi tempat ibadah, anak akan mendapat pengalaman dan perasaan yang terbiasa melihat orang yang beribadah, sehingga anak akan mencontohnya. Pada saat kanak-kanak, anak masih dalam tahap konkret operasional. Pada masa ini, anak belum bisa berpikir secara logis. Sehingga jika langsung dicontohkan, anak akan lebih mudah menyerap apa yang dilihat dan dirasakannya.

3. Dalam ritual keagamaan libatkan anak
Cara yang paling efektif untuk mendekatkan pada Sang Maha Kuasa adalah melibatkan anak dalam ritual keagamaan. Langkah ini dapat mengenalkan aspek spiritual pada anak. Misalnya dalam islam anak diajarkan berpuasa, diajarkan menyisihkan uang untuk bersedekah, dalam Hindu anak diajarkan cuci duri cuci hati sebelum hari raya nyepi, dan contoh agama lain dalam menjalankan ritual keagamaan.

Untuk menanamkan karakter religius pada anak, tidak hanya cukup dengan kata-kata, ucapan, dan penjelasan, namun juga diperlukan mengajak anak untuk ikut beribadah, ke tempat ibadah dan mengikuti ritual ibadah. Semakin bertambah umur seorang anak maka akan semakin paham banyak mengenai agama dan anak menjadi pribadi yang berkarakter religius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *