Shadow

Dampak Buruk Bulu Kucing bagi Kesehatan

Sumber: Popmama.com

Reporter: Krisnia Rahayu

Banyak orang yang menyukai kucing. Akan tetapi bulu kucing ternyata berdampak buruk bagi kesehatan. Untuk meminimalisir dampak buruk bulu kucing bagi kesehatan maka bulu kucing perlu diwaspadai. Memang bulu kucing bukan penyebab utama penyakit menular. Akan tetapi parasit dan bakterilah yang menempeli bulu kucing yang dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan yaitu beberapa penyakit. Karena kucing yang bermain di tempat kotor menjadikan bulu kucing berparasit dan berbakteri. Berikut dampak buruk bulu kucing bagi kesehatan:

1. Kurap

Kurap pertama yang akan ditimbulkan dari bulu kucing. Kurap ini adalah salah satu jamur yang ditularkan oleh bulu kucing. Saat kita membelai kucing disaat itulah kita akan terkena kurap. Maka jagalah kebersihan kucing Anda.

2. Reaksi alergi
Dampak buruk selanjutnya yaitu dapat menimbulkan reaksi alergi. Namun penyebab adanya reaksi alergi sebenarnya bukan bulu kucing, tetapi serpihan kulit, air ludah, dan urin kucing. Saat kucing menjilat bulunya, air ludahpun akan ikut mengenai bulunya. Adapun beberapa reaksi alegi yang akan timbul yaitu pilek, bersin, mata gatal, dan peradangan pada sinus. Akibat reaksi alergi akan memicu penyakit asma.

3.  Toksoplasmosis

Penyakit ini disebabkan oleh adanya parasit bernama toksoplasma gondii yang ada pada kotoran kucing yang telah terinfeksi.setelah 2-3 minggu kucing yang terinfeksi akan mengeluarkan parasit dalam kotorannya. Ketika kucing menjilat bulunya, maka akan tertularlah dari bulunya tersebut.
Itulah beberapa dampak buruk yang ditimbulkan dari bulu kucing. Kamu perlu memelihara kebersihan kucing agar terhindar dari dampak buruknya tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *