Shadow

Bukan Hewan Nokturnal, Ini Lima Fakta tentang Burung Hantu Salju

sumber foto: allaboutbirds.org

Reporter: Adelia Maulitania

Burung hantu identik dengan warna gelap, mulai dari bulu hingga waktu munculnya. Burung hantu pada umumnya seperti itu, namun berbeda dengan burung hantu salju. Bulu putih bersih menyelimuti tubuhnya digunakan sebagai pelindung dari suhu dingin.

Nah, setelah mengetahui secarik fakta di atas. Ini lima fakta tentang burung hantu salju yang menarik untuk diketahui.

  1. Habitatnya

Sama seperti namanya, burung hantu salju tinggal di tempat bersalju. Burung ini dapat ditemui di daerah Eropa, Amerika Utara, dan sebagian wilayah Asia. Burung hantu jenis ini dapat bertahan di tempat bersalju karena memiliki sayap yang berbulu sangat tebal. Sayap inilah yang menjaganya tetap hangat.

  1. Perbedaan Jantan dan Betina

Semakin dewasa burung hantu salju jantan, ia akan semakin putih. Bulu burung hantu salju jantan juga lebih putih dibandingkan yang betina. Para betina biasanya memiliki corak-corak hitam di tubuhnya. Selain itu, ukurannya juga lebih kecil dibanding burung hantu salju betina.

  1. Predator yang Sabar dan Ganas

Burung hantu salju merupakan hewan predator yang sabar, namun juga ganas. Mereka akan dengan sabar menunggu dan memerhatikan mangsanya dengan bertengger di atas pohon. Ketika dirasa sudah siap untuk dimangsa, burung hantu salju akan menghampiri dan mencengkeram mangsanya dengan kuku tajam di kakinya.

  1. Burung Terbesar di Amerika Utara

Burung hantu salju merupakan burung terbesar di Amerika Utara. Burung ini beratnya sekitar 2 kg. Bulu-bulu putih lebat sebagai pelindung dari suhu dingin itu juga menjadikannya terlihat lebih besar dari burung lainnya.

  1. Bukan Hewan Nokturnal

Berbeda dengan burung hantu pada umumnya, burung hantu salju bukan jenis hewan nokturnal. Burung hantu jenis ini beraktivitas pada siang hari dan menggunakan waktu malam untuk beristirahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *