Shadow

6 Cara Cegah Kebakaran di Rumah Anda

sumber: banten.suara

Reporter: Anne Anisa

Api kecil adalah kawan bagi manusia untuk beraktivitas. Namun, api yang besar adalah lawan bagi manusia. Jika manusia lengah kebakaran bisa terjadi di mana pun. Si jago merah yang mengamuk bisa melalap habis lahan dan bangunan, tak terkecuali rumah kita.

Jika kebakaran sudah terjadi maka barang-barang atau dokumen penting bisa hangus tak bersisa. Maka dari itu, tak ada salahnya kamu memperhatikan beberapa hal di bawah ini untuk mencegah kebakaran di rumahmu.

  1. Gunakan listrik dan peralatannya dengan bijak

Tahukah kamu, bahwa sebagian besar kebakaran bangunan diakibatkan oleh adanya korsleting listrik? Penggunaan listrik yang melebihi kapasitas meteran listrik bisa jadi pemicu kebakaran. Kesalahan lain yang biasa terjadi di rumah adalah adanya arus pendek listrik, penumpukan stop kontak, peralatan listrik yang tidak sesuai standar, dan adanya kabel bocor akibat gigitan tikus.

Maka dari itu, periksa peralatan listrik di rumahmu dan gunakan listrik dengan bijak, ya.

  1. Gunakan bahan bangunan anti kebakaran

Kamu bisa menghindari penggunaan bahan bangunan seperti kayu, plastik, dan sejenisnya yang mudah terbakar pada ruang dapur dan ruang kelistrikan. Mengapa di tempat itu? Karena di kedua tempat itu terjadi  kontak dengan api.

Solusinya, kamu dapat menggunakan bahan bangunan anti kebakaran seperti semen atau cat dinding yang menyerupai motif kayu. Dengan begitu, rumahmu tetap bisa terlihat estetik.

  1. Tidak meninggalkan peralatan listrik dalam kondisi menyala atau terhubung pada saklar listrik

Setrika, kipas angin, penanak nasi, atau peralatan listrik lainnya tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi menyala. Jika ingin bepergian ke luar rumah, pastikan dahulu peralatan listrik dalam keadaan mati. Apalagi kamu berencana meninggalkan rumah dalam kurun waktu yang lama, pastikan kabel barang-barang tersebut sudah terlepas dari saklar agar aman.

  1. Perhatikan sistem penyimpanan

Barang-barang seperti korek api, minyak tanah, dan tabung gas dapat memicu api. Begitu pula dengan botol-botol parfum, hairspray, dan handsanitizer. Tempatkan barang-barang tersebut di tempat yang jauh dari api dan anak-anak.

Kamu juga bisa meletakkan barang-barang atau dokumen-dokumen penting di dalam brankas yang tahan api. Sehingga dokumen-dokumen penting tetap bisa terselamatkan jika sampai terjadi kebakaran di rumah.

  1. Sediakan area khusus untuk perokok

Tak jarang, kebakaran terjadi karena rokok. Jangan merokok di dalam ruangan. Kebakaran dapat terjadi jika bara api dari puntung rokok tak sengaja jatuh di atas benda yang mudah terbakar seperti kertas atau karpet. Merokok di dalam kamar atau tempat tidur juga harus kamu hindari ya.

Selain itu, jangan membuang puntung rokok sembarangan, apalagi yang masih menyala. Sediakan tempat khusus untuk membuang puntung rokok.

  1. Sediakan alat pencegah dan pemadam kebakaran

Meskipun bukan bangunan kantor, tak ada salahnya kamu melengkapi rumahmu dengan smoke detectors. Dengan adanya alat ini kamu bisa mengetahui adanya titik api di dalam rumah sebelum berubah menjadi api besar dan jadi kebakaran hebat.

Kemudian, kamu bisa menyiapkan fire extiguishers di area yang mudah memicu api. Jika sudah memiliki alat ini, perawatan dan pengecekan diperlukan untuk mengetahui alat masih berfungsi dengan baik.

Ingat ya, lebih baik mencegah kebakaran daripada memadamkan kebakaran. Kalau kata Bang Napi, “waspadalah waspadalah”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *