Shadow

5+ Tips Memilih Supplier Untuk Kelancaran Bisnis Dropship

Sumber: akbaryobusiness.com

Reporter: M habibur Rohman

Ingin memulai usaha tetapi terbentur masalah pendanaan yang tidak memadai? Kamu bisa mencoba bisnis model dropship. Secara sederhana, dropship adalah sebuah manajemen penjualan tanpa harus stok barang terlebih dahulu. Jadi, alih-alih dikirim dari gudang atau tempat usaha yang kamu miliki, pesanan yang masuk ke tokomu akan dikirim dari gudang suplier yang telah kamu pilih. Dengan begitu, beban biaya investasi di awal untuk modal bisa lebih ringan, karena kamu tidak perlu stok modal dan sewa gudang.

Karenanya, dalam menjalankan bisnis dropship, kualitas dan integritas sang suplier yang menjadi partner kamu sangatlah penting. Jika suplier yang akan menopang usaha kamu tidak bermasalah, tentunya akan menjadi masalah sendiri di kemudian hari. Misalnya, keterlambatan pengiriman, packing yang tidak sesuai standar, atau jumlah item yang dikirim tidak sesuai dengan spesifikasi yang kamu berikan. Jika itu terjadi, bersiap-siaplah menghadapi komplain dari konsumen.

Oleh karena itu, berikut ini kami rangkum beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memilih supplier agar usaha dropship yang kamu geluti berjalan lancar.  Apa saa tips nya?

Pertama, pastikan kamu mendapat informasi mengenai supplier dari sumber yang valid dan terpercaya.  Hal ini sangat penting agar kamu terhindar dari penipuan dan ketidak jelasan dari supplier itu sendiri.  Cara paling mudah dan simpel adalah dengan cara mencari supplier di marketplace, seperti tokopedia, bukalapak, shopee, dan lain lain. Kamu bisa survey toko-toko yang menyediakan produk yang ingin kamu pasarkan.

Kedua, pastikan kamu mendapatkan nomor kontak dari penjual atau supplier yang telah kamu pilih. Hal ini akan memudahkan kamu jika nantinya ingin mengelola pesanan, menanyakan stok, menanyakan spesifikasi dan request sesuatu, karena lebih fleksibel dan ngak ribet.

Ketiga, Pastikan memilih produk dengan harga yang wajar. Hal ini juga sangat penting untuk dipahami oleh para dropshipper pemula. Jangan sampai karena tergiur dengan harga, ternyata barang yang dijual dan disediakan oleh si supplier merupakan barang lama, kadaluarsa atau kemasan yang tidak sesuai. Bahkan, jika kamu tidak teliti, bisa jadi barang yang dijual adalah barang KW alias palsu.

Keempat, carilah informasi mengenai alamat supplier. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar kita tidak terjebak pada kasus penipuan.  Cobalah mencari alamat toko suuplier secara fisik baik melalui google atau menanyakan kepada supplier secara langsung.

Kelima, pelajari aturan dan syarat menjadi dropshipper yang telah ditentukan toko. Hal ini juga sangat penting agar kerja sama yang dibangun bisa terjalin dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Cari tahu ddan tanyakanlah mengenai berbagai kebijakan toko, misalnya jadwal pengiriman, kebijakan pengembalian barang,  kebijakan dan tata cara order dan sebagainya.

Keenam, carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai track record supplier yang kamu pilih. Hal ini juga sangat penting untuk mengatahui seberapa tinggi kepuasan pelanggan saat berbelanja di toko supplier. Jika suplier yang kamu pilih ada di marketplace, kamu bsia dengan mudah melakukan tracking melalui beberapa variabel,s eperti rating toko, persentase chat dibalas, kecepatan penjual dalam pengiriman dan membalas chat, dan sebagainya.

Nah, itulah 6 tips sederhana yang bisa kamu pertimbangkan dalam memilih supplier untuk mendukung bisnis dropship yang akan kamu lakukan. Semoga membantu ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *