Shadow

Yuk Atasi Kecemasan dengan Meditasi!

Sumber: Freepik.com

Reporter: Mutiara Nur Shafira Aryandhini

Kecemasan merupakan suatu perasaan mengenai ketegangan mental sebagai reaksi umum dari ketidakmampuan untuk mengatasi suatu masalah. Kecemasan pada dasarnya merupakan hal yang wajar yang pasti pernah dialami oleh setiap orang. Kecemasan merupakan reaksi normal terhadap situasi yang menekan hidup seseorang.

Gejala kecemasan dapat berupa jari tangan yang dingin, jantung berdegup cepat, berkeringat dingin, pusing, dada sesak, tidak nyaman, tidak fokus, hingga adanya ketakutan-ketakutan lain.

Akibat yang dapat ditimbulkan dari adanya kecemasan antara lain tidak bisa tidur, muncul perasaan tidak nyaman sehingga mudah marah, tidak berpikir rasional, adanya kegiatan yang terjadi tanpa tujuan, seperti jari kaki mengetuk-ngetuk, hingga berjalan tanpa tujuan.

Kecemasan sendiri dapat diatasi dengan berbagai cara. Contohnya seperti olahraga, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat, hingga melakukan meditasi.

Meditasi merupakan suatu teknik pelatihan pemusatan pikiran dan konsentrasi untuk mewujudkan keseimbangan energi positif dan negatif dalam diri manusia. Latihan meditasi merupakan suatu praktik yang sangat sederhana. Namun, dengan berlatih meditasi, manfaat yang didapatkan sangat besar.

Meditasi awalnya dilakukan oleh penganut agama Hindu. Selain itu, dalam agama Budha juga terdapat hal yang serupa yang dinamakan dengan yoga atau semadi. Dalam agama Islam terdapat hal yang sama yang bernama tafakur. Meski dengan nama yang berbeda-beda, kegiatan yang dilakukan tidak berbeda.

Saat meditasi, yang dilakukan seseorang ialah berfokus pada napas mereka. Kegiatan ini akan membawa ketenangan pada pikiran. Hal ini membuat seseorang akan fokus pada masa kini sehingga tidak berlarut-larut pada masa lalu dan kekhawatiran akan masa depan.

Meditasi dilakukan menggunakan teknik-teknik yang baik dan benar. Posisi tubuh yang dianjurkan yaitu duduk menggunakan kursi tanpa bersandar, posisi bunga teratai terbuka atau bersila, hingga posisi santai, yaitu posisi yang lebih rileks dari posisi teratai dengan membiarkan salah satu kaki berselonjor ke depan.

Langkah-langkah untuk melakukan meditasi yaitu:

  1. Pilih posisi senyaman mungkin.
  2. Tarik napas panjang, lalu hembuskan melalui mulut
  3. Bila sudah terbiasa, maka pejamkan mata
  4. Mulai bernapas seperti biasa, tidak perlu dipaksakan.
  5. Fokus pada pernapasan. Lakukan ini hingga 10 menit.

Meditasi merupakan kegiatan untuk memperhatikan masa kini dengan sikap menerima, tanpa menghakimi. Tujuannya bukan untuk mengosongkan pikiran, namun memperhatikan dengan seksama apa yang ada di dalam diri tanpa membuat banyak asumsi berlebihan. Jangan salahkan diri sendiri apabila pada saat awal-awal pikiranmu masih ke mana-mana. Tetap lakukan langkah-langkah tersebut hingga pikiranmu menjadi fokus dan tenang.

Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *