Terkait Penyebaran Covid-19 PWI Sumut Harapkan Wartawan Beritakan Informasi yang Sejuk

Terkait Penyebaran Covid-19 PWI Sumut Harapkan Wartawan Beritakan Informasi yang Sejuk

 

MEDAN – Para wartawan diharapkan ikut berperan dalam penanganan wabah Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut). Antara lain dengan memberikan informasi yang sejuk dan bermanfaat bagi masyarakat terkait Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Hermansjah saat memberi keterangan pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (2/4).

“Wartawan sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Pada saat situasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk penyebaran informasi, isu-isu yang ditampilkan pada pemberitaan pun sangat penting. Kepada wartawan saya harapkan memberitakan informasi yang sejuk ke tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Hermansjah juga menganjurkan agar pemilik media memperhatikan kesehatan wartawan dan mengikuti Protokol Keamanan Liputan dan Pemberitaan Covid-19. Jangan wartawan yang punya riwayat penyakit tertentu dipaksakan liputan. Kalau daya tahan tubuh baik dan dalam keadaan sehat, insya Allah bisa terhindar dari virus Covid-19.

“Saat ini yang paling penting bagi wartawan adalah keselamatan jiwa. Karena berita sepenting apa pun nyawa yang lebih berharga. Dewan pers juga sudah mengingatkan yang tertuang dalam Protokol Keamanan Liputan dan Pemberitaan Covid-19 bahwa saat melakukan peliputan di lapangan wartawan harus menjaga jarak dan melengkapi diri dengan APD yang memadai,” tambahnya.

Hermansjah pun mengharapkan agar pemerintah daerah juga memperhatikan kehidupan media cetak di daerah ini. “Di dalam suasana seperti saat ini, Saya bersama Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut Farianda Putra Sinik dan sejumlah pemilik media, meminta kepada pemerintah agar dapat mengurangi beban perusahaan media, terutama yang berkaitan dengan pajak,” harapnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *