Shadow

Taat Peraturan Cerminan Diri

Oleh : Baim Bahroin, SH

Ketua PAC GP Ansor Benda

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) untuk mencegah penularan virus corona. Presiden Joko Widodo, meneken dua aturan yakni Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2020 (Covid-19) dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ketika PP nya telah resmi dikeluarkan oleh pemerintah, maka pihak kepolisian sebagaimana amanat Presiden, berdasarkan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, dapat memberikan sanksi bagi siapa saja yang melanggarnya. Pelamggar dapat dipidana satu tahun penjara atau denda paling banyak Rp100 juta.

Nah kita janganlah pernah mengabaikan peraturan. Karena negara kita adalah negara hukum, dan melanggar peraturan sama saja melanggar diri kita sendiri. Orang yang taat akan peraturan, maka taat akan dirinya.

PSBB tidak hanya membatasi interaksi sosial kita di jalanan, di tempat-tempat keramaian, tapi juga di tempat ibadah Untuk sementara waktu, ibadah yang mengumpulkan banyak orang, seperti majlis taklim dan shalat berjamaah diimbau untuk ditiadakan. Kurang cukup jelas apa lagi buat diri kita bahwa bukan hanya Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang mengimbau diri kita yang di dalam kepengurusannya berisi tokoh yang dikenal alim dalam bidang agama.

Dalam menentukan keputusannya, tentu saja mereka mendasarkannya pada ilmu, dan pasti sudah lebih tahu kemudharatannya untuk kita.Karena itu, jadilah kita rakyat/masyarakat yang bijak dalam Segala hal yang terjadi pada Negara kita jangan sampai terbuai dengan janjian, video atau tulisan yang tidak kita ketahui fakta dari mana sumber kebenarannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *