Kepala sekolah SMAN1 Cibinong terancam mutasi

BuKepala Sekolah SMAN 1 Cibinong memecat lima orang siswa yang di duga ikut tawuran. ketua LSM Aspirasi Sosial Masyarakat Centre (ASMC) Muhammad Nurul Nasruli akan laporkan tindakan semena-mena kepala sekolah tersebut ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan pihak tersebut akan melakukan aksi besar-besaran menuntut agar pemecatan kelima siswa tersebut di cabut kembali dan menuntut Gubernur Jabar dan ketua DPRD Provinsi Jabar memberikan sangsi tegas berupa mutasi.

Pendidikan adalah pembelajaran, pengetahuan, dan kebiasaan seseorang yang di ajarkan kegenerasi berikutnya. Siswa yang melakukan kesalahan bukan berarti harus di keluarkan namun seharusnya mendapatan pembinanan dari seorang kepala sekolah sesuai dengan Permendikbud Nomer 82 Tahun 2015.

Sekolah tidak boleh memutuskan cita-cita dan masa depan siswa, seharusnya pihak sekolah melakukan panggilan orang tua masing-masing siswa jika orang tua tidak sanggup untuk melakukan pembinaan, baru kepala sekolah menggambil keputusan.

DPP AMPP juga menjelaskan, secara undang-undang tidak diperbolehkan mengeluarkan siswa dari sekolah. “Windu Sarwono keterlaluan dan harus bertanggung-jawab terkait dampat pemecatan, itu bisa menimbulkan traumatik bagi siswa, sekolah bisa membina dan mendidik siswa menjadi baik.

Menurut informasi yang di terima, pihak SMAN 1 Cibinong melakukan pemaksaan kepada kelima siswanya untuk mengundurkan diri, Sabtu, (7/12) sampai berita ini di turunkan, pihak sekolah tidak dapat di hubungi untuk diminta keterangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *