Kurang Perhatian, Mahasiswa Lampung Tuntut Perhatian Pemprov Lampung Saat Dies Natalis HML Banten

KlikJakarta – Himpunan Mahasiswa Lampung (HML) Provinsi Banten menuntut Pemprov Lampung untuk memberikan perhatian kepada putra-putri daerahnya yang tengah menimba ilmu di perantauan, khususnya di Provinsi Banten.

Perhatian Pemda itu sangat diharapkan oleh mahasiswa perantau seperti bantuan diadakannya beasiswa, kepemilikan mess dan komunikasi antara pemerintah dan warga.

Sekretaris Jenderal HML Banten, Rifky saat dijumpai awak media menyampaikan, pihaknya merasa kurang diperhatikan Pemprov Lampung saat berjuang menimba ilmu di Provinsi Banten.

Menurut Rifky, keberadaan mahasiswa Lampung yang ada di Banten, khususnya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merasakan tidak seperti mahasiswa Lampung yang ada didaerah lain.

“Kita minta perhatian Pemprov Lampung, kita berharap dapat diberi bantuan beasiswa dan memiliki mess. Apalagi mess bagi kami sangat penting sekali untuk saling berkomunikasi membahas kemajuan Lampung,”terang Rifky, Minggu (13/10/2019).

Terpisah, terkait keluhan para pelajar asal Lampung itu langsung mendapat tanggapan dari Badan Penghubung Provinsi Lampung, Yuda Sukmarina.

Menurut Yuda Sukmarina, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya akan berusaha membantu mengajukan beasiswa kepada mahasiswa perantau, khususnya yang berada di Kota Tangsel, Banten.

“Beasiswa untuk adik-adik mahasiswa Lampung dulu pernah ada dari Dina Pendidikan, tapi sudah ditiadakan sejak 2015. Kami akan berusaha untuk mengajukan beasiswa lagi dan bantuan untuk mess, memang anggarannya untuk tahun 2019 dan 2020 belum dianggarkan. Nanti kita akan ajukan lagi,”terang Yuda Sukmarina.

Pantauan awak media dilokasi menyampaikan, acara dies natalis 7 himpunan mahasiswa Lampung, itu turut dihadiri Sultan Sekala Bkhak Edward Syah Pernong.

Sultan Sekala Bkhak Yang Dipertuan Ke-23 Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB), dalam pertemuan itu berharap mahasiswa-mahasiswa asal Lampung dapat mempersatukan umat melalui budaya Lampung yang dibawa diperantauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *