PPIH Menyarankan Kepada Mitra Arab Saudi Untuk Perbaikan Haji 2020

KlikJakarta –┬áPanitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggelar Apreciation Night Hajj 2019. Acara berlangsung di Aula Kantor Urusan Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi.

Hadir, sejumlah mitra kerja PPIH dalam penyelenggaraan haji, mulai dari Muassasah Asia Tenggara, pihak otoritas bandara internasional Malik Abdul Aziz, Jeddah, pihak General Authority Civil Aviation (GACA) Arab Saudi, serta para penyedia layanan akomodasi, katering, dan transportasi yang terbaik di Makkah dan Madinah.

Dari PPIH, hadir penanggung jawab Nizar Ali, Konjen RI Hery Sarifudin, Ketua Endang Djumali, serta jajaran PPIH lainnya.

Kesempatan bertemu mitra kerja dimanfaatkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar untuk menyampaikan sejumlah saran dan masukan. Kepada Pemerintah Arab Saudi, Nizar berharap tahun depan ada lagi penambahan kuota yang diiringi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan di Arafah dan Mina.

“GACA agar dapat memberikan jadwal slot time penerbangan lebih awal kepada Kementerian Agama untuk memudahkan dalam penempatan akomodasi jemaah haji di Madinah,” terang Nizar Ali di Jeddah, Selasa (10/09/2019) malam.

“Juga perlu penambahan jumlah jemaah haji yang diberikan layanan fast track/Makkah route dan EYAB guna kelancaran kedatangan dan kepulangan jemaah haji,” sambungnya.

Kepada muassasah, Nizar meminta untuk dapat memperbaiki fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji saat berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurutnya, tahun ini ada sejumlah kejadian di Armuzna yang tidak semestinya terjadi.

“Agar kejadian listrik padam, AC mati, konsumsi terlambat, fasilitas tenda kurang, tidak terjadi lagi pada masa mendatang,” tutur Nizar Ali.

Nizar Ali juga minta agar koordinasi dan komunikasi antara muassasah dan maktab lebih diefektifkan. Sehingga, kontrak layanan yang telah disepakati dapat diimplementasikan sepenuhnya di lapangan.

“Bila terdapat kekurangan dan kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, kerja sama, dan koordinasi penyelenggaraan ibadah haji, mohon dimaafkan,” tutupnya.(agm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *