Cuma Untuk Infrastruktur, KNPI Nilai Penggunaan DAU Kota Tangerang Terkesan Dipaksakan

 

Tangerang- Dana Alokasi Umum (DAU) Di Kota Tangerang yang pada Agustus ini mulai pencairan tahap pertama dinilai oleh lembaga kelurahan dan lembaga lembaga di tingkat kecamatan terkesan dipaksakan oleh pemda kota tangerang.

Fandi (30) selaku ketua Karang Taruna Kelurahan Batusari mengatakan sebelumnya beliau sempat komunikasi dengan lurah setempat bahwa alokasi DAU ada dua kategori yaitu pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Namun setelah memasuki bulan pencairan tahap pertama informasi yang kami dapat bahwa alokasi DAU hanya bermuara pada pembangunan infrastruktur saja,” ujarnya.

Disisi lain Sekretaris DPK KNPI Batuceper M. Hayun mengatakan, seharusnya pelaksanaan DAU ini sesuai dengan Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 Tentang kegiatan Pembangunan sarana dan prasarana Kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan. “Khususnya pasal 2 Bab II menjelaskan tentang kegiatan pada alokasi dana DAU adalah pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan,” katanya.

Kedua Unsur Tersebut Sebagaimana dimaksud pada permendagri harus terpenuhi sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pengalokasian DAU karena merupakan syarat formil. “Jika di kota tangerang seluruh Dana Kelurahan hanya di alokasikan untuk pembangunan infrastruktur fisik saja maka hal tersebut tidak memenuhi syarat formil sebagaimana diatur pada permendagri. Hal tersebut yang kemudian terkesan dipaksakan oleh pemda,” katanya.

Selain itu juga perencanaan DAU ini mencerminkan pemda kota tangerang tidak konsisten pada perbaikan sumber Daya manusia masyarakat kota tangerang (tutupnya).

Ari.S/TM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *