Indonesia Turut Andil Dalam Kolaborasi Revolusi Industri 4.0 ASEAN 2019

Klik CHIANG MAI – ASEAN perlu mengembangkan kolaborasi di era Revolusi Industri 4.0 agar mewujudkan keadilan sosial bersama.

Seskemenko PMK, YB Satya Sananugraha, memimpin Delegasi RI dalam Sidang Dewan Menteri Pilar Sosial Budaya ASEAN/ASEAN Social Cultural Council (ASCC) Meeting di Chiang Mai, Thailand, Jumat (17/05/2019).

Mewakili Menko PMK Puan Maharani, dalam sidang ASCC ke-21 sebagai Alternate ASCC Minister Indonesia, Seskemenko PMK menyampaikan kepada para Menteri Pilar Sosial Budaya ASEAN lainnya bahwa ASEAN saat ini perlu fokus untuk melihat potensi bersama negara-negara ASEAN dalam mengembangkan kerja sama regional dan global di era digital.

“ASEAN perlu segera memajukan sumber dayanya untuk berkompetisi di era Revolusi Industri 4.0 dan juga memastikan bahwa keadilan sosial dapat tercapai sesuai prinsip ‘no one left behind’,” jelas Satya Sananugraha.

Indonesia terus berkomitmen dalam implementasi nyata kerja sama Pilar Sosial Budaya ASEAN, antara lain dengan secara konsisten menyelenggarakan ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) yang merupakan implementasi Declaration on Culture of Prevention (CoP) for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society; mendorong penyusunan dan pelaksanaan Rencana Kerja ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers; serta memajukan upaya penanganan bencana serta penanggulangan dampak perubahan iklim di wilayah ASEAN.

Seskemenko PMK menekankan bahwa pada era Revolusi Industri 4.0 ini, diperlukan penguatan kerja sama yang berkelanjutan antaranggota ASEAN guna membangun harmoni dan identitas sebagai masyarakat yang hidup di kawasan yang sama.

“ASEAN telah memiliki ratusan komitmen dan kesepakatan yang perlu segera diimplementasikan sepenuhnya agar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Indonesia mendorong negara ASEAN lainnya untuk bersama-sama memantau implementasi berbagai komitmen ini secara efektif,” jelasnya.

Sidang ASCC ke-21 merupakan pertemuan tingkat menteri sosial budaya ASEAN yang menjadi puncak dari serangkaian Sidang Pilar Sosial Budaya ASEAN pada tanggal 13-18 Mei 2019 di Chiang Mai, Thailand. Pertemuan telah didahului oleh Sidang Senior Official Committee for ASCC (SOCA) ke-26, Sidang Coordinating Conference on the ASEAN Socio-Cultural Community (SOC-COM) ke-14, dan Sidang Working Group Culture of Prevention (WG CoP) ke-2.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *