Desa Wisata Batulayang Integrasikan Wisata Lingkungan, Budaya dan Sosial

Klik Bogor – Desa Wisata Batulayang terletak di Kampung Pasir Manggis, Batulayang, Cisarua, Kabupaten Bogor, udara pegunungan yang sejuk serta panorama alam nan indah menjadi daya tarik tersendiri untuk dikunjungi di sela waktu liburan, hutan yang masih asri serta aliran Sungai Cimandala yang mengalir jernih dari salah satu anak hulu Ciliwung dapat menggoda setiap mata yang melihatnya.

Sekretaris Desa Batulayang Ahmad Mudrikah mengatakan Desa Wisata Batulayang akan menjadi ikon desa, apalagi beberapa waktu yang lalu Desa Batulayang juga sudah mengelola tempat pelatihan bagi para wisatawan yang ingin belajar budaya di Desa Batulayang dan desa sudah membangun sekretariat.

 

Desa juga terakomodasi oleh beberapa komunitas yang ada di sana dengan tujuan adanya ecovillage, di mana tujuannya adalah warga desa yang ada di dalamnya berusaha mengintegrasikan kelestarian lingkungan sosial dan juga untuk mendukung adanya wisata Desa Batulayang.

Maka dari itu pertanian Desa Batulayang ini lebih terfokus ke kembang daun, terdapat juga tumpang sari (pertanaman campuran atau polyculture berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam).

Selain pertanian, Ahamd Mudrikah menambahkan Desa Batulayang juga memiliki peternakan salah satunya adalah peternakan kambing yang juga dikelola oleh warga desa.

“Kita bersama sama membangun juga pertanian dan peternakan walaupun tidak seperti di daerah lain kita lebih fokus ke wisatanya saja,” ujarnya.

Sementara itu desa sudah membuatkan akses untuk memudahkan para wisatawan yang memakai kendaraan besar. Mengacu pada Anggaran tahun 2017 kemarin sudah di buatkan betonisasi ke arah desa wisata tersebut. Dan untuk tahun 2019 ini bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuat jalur alternatif yang melalui batas desa sebelah Timur yaitu Desa Tugu Utara menuju Desa Wisata Batulayang.

“Di Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Alhamdulillah di desa wisata termasuk kami itu untuk pengembangan desa wisata bahkan kita mengajukan ke APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), untuk tahun 2020 nanti kita juga ajukan ke APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), apa yang di ajukan adalah pengembangan bisa di terima oleh Pemerintah untuk lebih mengembangkan lagi perkembangan desa wisata kami,” katanya.

Untuk setiap minggunya di saat liburan sekolah kita banyak sekali kedatangan para wisatawan baik dari kalangan pelajar maupun mahasiswa serta perusahaan-perusahaan besar yang mengadakan acara gathering, terutama karena selain langsung dari permasaran, para pengelola desa mereka sudah membuat websitenya yang dapat dilihat segala informasi mengenasi Desa Wisata Batu Layang secara online di alamat wisatabatulayang.com. (robby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *