KPUD Minta Anggaran Pemilu Tambahan ke Bupati Bogor

Ketua KPUD Kab Bogor, Ummi Wahyuni.

 

Klik BOGOR – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, mengajukan anggaran tambahan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. Pasalnya, pemilu serentak tahun 2019 ini, melalui APBN pemerintah pusat menyamaratakan anggaran yang digelontor untuk perhelatan akbar tersebut ke KPU tingkat daerah.

Menurut Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni mengatakan, dalam dana yang di peroleh KPUD Kabupaten Bogor dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk perhelatan Pemilu nanti, dinilai masih tak mencukupi dari dana yang diberikan oleh pemerintah pusat diawal tahun 2019 kemarin.

Untuk itu, KPUD Kabupaten Bogor mengajukan kembali anggaran tambahan kepada Pemkab Bogor dalam waktu dekat dengan mendatangi Bupati Bogor, serta meminta dukungan pemerintah daerah terkait anggaran dan fasilitas bagi lembaganya dalam penyelenggaran pemilu serentak tersebut.

“Dimana, dalam persiapan pemilu serentak pada 17 April nanti, KPUD sangat butuh dukungan dari pemkab Bogor demi terlaksananya perhelatan akbar ini, seperti dukungan secara moral maupun moril,” ujar Umi kepada klikterus.com, di Cibinong, Selasa (08/1).

Umi menjelaskan, anggaran yang digulirkan pemerintah pusat terhadap KPU tingkat kota/Kabupaten dianggap tak cukup karena anggarannya disamaratakan dengan daerah yang jumlah PPS nya jauh lebih sedikit dari jumlah pps di Kabupaten Bogor.

“Kalau anggaran murninya dari Pusat sudah cair, tapi untuk anggaran kami masih alami kekurangan, lalu saat ini kami ajukan lagi ke Bupati Bogor bersifat segera. Dengan catatan tidak duplikasi,” kata dia.

Menurutnya, dari total anggaran yang diperoleh pihaknya jika KPUD Kabupaten Bogor masih kekurangan anggaran sebesar kurang lebih Rp15 miliar rupiah dari target jajarannya. Lantaran, mengingat jumlah PPS di kabupaten Bogor mencapai hingga 14000 lebih.

“Iya, APBN yang kami terima diawal tahun yang telah kami terima, masih tidak mencukupi dari total target biaya anggaran pemilu yang telah kami perhitungkan. Maka dari itu kami mencoba pengajuan dana tambahan kepada Bupati Bogor,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *