Warga Ciomas Digegerkan Penemuan Mayat Gandir

 

Klik BOGOR – Kepolisian Sektor (Polsek)  Ciomas, Polres Bogor mendapatkan laporan adanya kejadian orang gantung diri (Gandir) mengunakan tali tambang dari bahan kain katun warna putih, bertempat di dalam Ruko One Plus Digital Jl Kreteg RT 003 RW 004, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut kapolsek Ciomas, Kompol Roni Mardiatun mengungkapkan, untuk identitas korban gandir tersebut diketahui bernama MS yang beralamat di Komplek BBIA No 28 Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Adapun Kronoligis Kejadian pada Jum’at (21/12) kemarin sekira pukul 23.35 Wib yaitu Adrian memberiatahukan via pesan Whatsaap kepada Eri selaku pemilik Ruko bahwa dia sudah di depan ruko yang hendak masuk kedalam ruko tersebut.

“Tetapi tidak bisa masuk saudara Adrian ini dikarenakan ruko pada saat itu dalam keadaan terkunci, lalu dia menghubungi Korban via HP tetapi tidak aktif yang pada saat itu berada di dalam ruko,” jelas Kompol Roni kepada wartawan, Sabtu (22/12).

Roni melanjutkan, atas kejadian tersebut saudara Adrian mengarah pulang ke rumah pemilik Ruko yakni Eri. Lalu keesokan paginya sekitar pukul 07.00 Wib. Dimana, Eri dan Adrian setiba di TKP tetapi ruko masih dalam keadaan terkunci.

Karena merasa curiga, sambung kompol Roni, pemilik ruko Eri meminta ijin kepada pemilik ruko sebelah untuk masuk ke tempatnya, setelah dapat masuk melalui pintu lantai 2 yang kala itu masih dalam keadaan terkunci dan dilakukan buka paksa.

“Pada saat itu juga ditemukan korban sudah tergantung dan telah meninggal dunia di tangga lantai 2 dengan  mengunakan tali tambang dari bahan katun warna putih,” terangnya.

Lebih lanjut Roni menjelaskan, atas peristiwa gandir tersebut adapun dugaan awal korban kecewa kepada orang tua yang tidak memperhatikannya dan merasa terpukul dengan Nenek yang sangat menyayanginya telah meninggal pada tanggal 22 November 2018.

“Hasil identifikasi oleh anggota kami di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka benda tumpul maupun benda tajam. Ini jelas murni jika korban meninggal dunia akibat gantung diri,” tegas Roni. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *