Pemerintah Kawal Ketersediaan Energi Untuk Daerah Bencana

Klik Jakarta – Pasca tsunami yang melanda wilayah Banten dan Lampung (Sabtu, 22/12), Pemerintah terus mendorong ketersediaan energi pada kawasan terdampak tsunami, khususnya di daerah yang sulit dijangkau.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Agung Pribadi menyatakan bahwa Pemerintah akan terus mengawal dan mengupayakan ketersediaan energi untuk para korban tsunami. “Sejalan dengan proses pemulihan kawasan terdampak tsunami, kami juga terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM, listrik dan LPG. Semoga proses pemulihan optimal,” ujar Agung di Jakarta (26/12).

Seperti dilaporkan Pertamina, telah digelar Operasi Pasar (OP) LPG 3 kg di dua wilayah yaitu Pulau Legundi, Pesawaran dan di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Untuk kawasan Pulau Legundi, Pertamina telah mengirimkan 200 tabung LPG dengan dua kali pengiriman. Sebanyak 100 tabung telah dikirimkan pada hari Senin (24/12), sedangkan 100 tabung berikutnya dikirim pada hari Selasa (25/12).

Penyaluran tabung LPG untuk wilayah Lampung Selatan baru dilakukan di pangkalan Desa Canti Kecamatan Rajabasa. Untuk kawasan ini Pertamina siap memasok 200 tabung LPG 3 Kg per harinya. Sedangkan 3 pangkalan lain yang belum dapat dipasok karena masih dalam tahap pembersihan puing-puing. Sebagai alternatif, saat ini penyaluran melalui dilakukan melalui pangkalan terdekat yakni pangkalan di Desa Tajimalela Kecamatan Kalianda.

Pertamina menjabarkan bahwa jumlah tabung yang diperuntukkan untuk OP disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan serta kapasitas kapal yang digunakan untuk pengiriman. Jika ada kekurangan, Pertamina juga siap mengirimkan kembali LPG ke daerah terdampak sebagai upaya membantu masyarakat pasca terjadinya tsunami.

Dalam proses distribusi LPG 3 Kg memang belum sepenuhnya optimal. Hal ini dikarenakan akses menuju pangkalan masih terhalang. Selain itu pangkalan-pangkalan LPG juga masih dilakukan pembersihan.

Menurut laporannya, Pertamina juga telah mengirimkan bantuan untuk dapur umum. Untuk di Pulau Legundi sebanyak 5 tabung Bright Gas 5.5 Kg dan 5 tabung 12 Kg, di Kantor Gubernur sebanyak 10 tabung Bright Gas 5.5 Kg, dan di Posko BUMN Peduli di Kalianda sebanyak 20 tabung Bright Gas 5.5 Kg dan 20 tabung 12 Kg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *