Kini Giliran 100 Rumah di Desa Bantar Kuning Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

Klik bogor – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)  masih terus dilanjutkan.

Anton S. Suratto Wakil Ketua Komisi V DPR RI fraksi Partai Demokrat daerah pemilihan Kabupaten Bogor terus berusaha mendorong pemerintah untuk secara aktif membantu masyarakat agar dapat memiliki rumah yang layak.

Program yang diusung bersama Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini kembali hadir dihadapan masyarakat pada senin (03/12/18) di Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.

Pada kesempatan itu, wakil rakyat Anton S. Suratto berkesempatan untuk hadir langsung dan meresmikan salah satu rumah yang mendapatkan bantuan BSPS ini. Seperti pada program BSPS yang sudah terselenggara di banyak wilayah lain, sebanyak seratus kepala keluarga mendapatkan bantuan anggaran pembenahan pembangunan hunian masing-masing sebesar lima belas juta rupiah.

“alhamdulillah, program BSPS ini lancar, tidak ada masalah. Dengan total anggaran untuk sertaus rumah dengan nominal sebesar lima belas juta rupiah untuk masing-masing, berarti mencapai 1,5 milyar rupiah jumlahnya”, kata Anton saat ditemui dalam peresmian penerimaan bantuan tersebut.

Sesaat setelah acara peresmian, Anton dikejutkan dengan datangnya seorang ibu yang menangis seraya memeluk Anton S. Suratto sambil mengucapkan banyak terimakasih. Diketahui nama ibu tersebut adalah ibu Ela, yang datang dengan haru karena merasa sangat terbantu dengan program ini.

Ibu Ela mengatakan bahwa orang tuanya yang sudah berusia sekitar tujuh puluh tahun belum memiliki rumah sejak dulu, dan akhirnya melalui bantuan program BSPS kini orang tuanya dapat memiliki hunian sendiri.

Kepala desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Muhamad Rahmat Hidayat mengutarakan rasa syukur dan terimakasih yang besar karena berkat program bantuan ini kini seluruh warga di desanya dapat mendapatkan rumah yang layak huni dan tidak kumuh lagi. Dirinya juga merasa takjub karena sepanjang masa jabatannya sebagai kepala desa, belum pernah ada anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI yang datang ke desanya. (RZR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *