75 Pohon di Kota Bogor Bakal di Tebang

Klik Bogor – Sedikitnya 75 pohon yang bakal ditebang karena terdampak proyek Flyover RE Martadinata di Kelurahan, Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, akan dilakukan.

Dengan proyek tersebut maka pohon-pohon yang rindang di sepanjang Jalan RE. Martadinata atau tepatnya kawasan perlintasan kereta api bakal hilang. Pohon-pohon tersebut nantinya akan dipindah dan sebagian lainnya bakal ditebang.

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Agus Gunawan belum lama ini.

“November kemarin, kita, satuan kerja dari Kementerian PUPR dan pelaksana PT Brantas Abipraya survei bersama ke lokasi. Ada 75 pohon yang akan direlokasi atau ditebang,” kata Agus kepada wartawan.

Menurut dia, untuk pemindahan maupun penebangan 75 pohon dari 24 jenis yang diantaranya adalah kenari, bungur, cemara, jabon, nangka dan kersen ini telah disepakati oleh para pihak baik Disperumkim, Kementerian PUPR dan PT Brantas Abipraya.

“Kita juga sudah melaporkan ke pak wali kota Bogor juga dalam perihal ini. Kata pak wali oke, artinya sesuai dengan aturan,” jelasnya.

Agus melanjutkan, dari hasil analisis, ke 75 pohon tidak semua dinyatakan sehat, terdapat pohon dengan kondisi batang gerowong meski penampakan luar sehat. Selain itu, ada beberapa pohon yang tertanam liar pada jalur hijau seperti nangka dan kersen.

“Jenis pohon-pohon itulah yang nanti akan ditebang. Kemudian pohon-pohon yang memiliki diameter lebih dari 80 sentimeter. Pohon ini akan ditebang karena telah melewati umur ekonomis, kurang kekuatannya mudah tumbang,” tambah Agus.

Namun dia juga memastikan, sambungnya, bahwa sebagian besar pohon-pohon tersebut akan dipindahkan dengan metode boling. Rencananya pohon-pohon itu ditanam kembali ditempat semula atau tersebar di wilayah Kota Bogor.

“Semua pelaksanaannya oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh satuan kerja,” tambah dia.

Sisi lain, Agus juga mengatakan, sesuai aturan yang ada, pelaksana pembangunan dibebankan pohon pengganti jenis khas Bogor seperti kenari, bungur, tanjung dan mahoni.

“Hasil hitung-hitung diameternya minimal 10 sentimeter dengan total pohon pengganti 1.865 pohon dari 75 pohon,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *